Lewati ke konten utama
Palangka Raya

Lapas Palangka Raya Laksanakan Program Rehabilitasi Sosial bagi Warga Binaan

Redaksi 17-09-2025, 05:48 WIB 1 menit baca
Suasana proses pembinaan narapidana melalui pelaksanaan Program Rehabilitasi Sosial, Rabu (17/9/2025). FOTO: LAPAS PALANGKA RAYA
Suasana proses pembinaan narapidana melalui pelaksanaan Program Rehabilitasi Sosial, Rabu (17/9/2025). FOTO: LAPAS PALANGKA RAYA

SB, PALANGKA RAYA - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam proses pembinaan narapidana melalui pelaksanaan Program Rehabilitasi Sosial, Rabu (17/9/2025).

Program ini menyasar warga binaan yang terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika dan bertujuan memulihkan kondisi psikologis, sosial, dan spiritual para peserta.

"Program rehabilitasi ini merupakan hasil kolaborasi antara Lapas Palangka Raya dengan Lapas Narkotika Kasongan, termasuk tim konselor adiksi dan instruktur," kata Plt. Kepala Lapas Palangka Raya, Leonard Silalahi. 

Leonard menjelaskan program rehabilitasi sosial ini menekankan pendekatan terpadu untuk mendorong perubahan perilaku dan pemulihan jangka panjang.

"Rehabilitasi ini bukan sekadar program, melainkan bentuk nyata kepedulian negara terhadap nasib para warga binaan. Kami ingin mereka kembali ke masyarakat dengan kesiapan mental, keterampilan, dan komitmen untuk hidup lebih baik," jelas Leonard.

Selama program berlangsung, para peserta mengikuti berbagai kegiatan seperti: Terapi kelompok dan konseling individu, Kegiatan keagamaan dan spiritual Pelatihan keterampilan kerja, Pendidikan karakter dan motivasi. 

Program ini diikuti oleh sekitar 120 warga binaan, yang telah melewati proses asesmen dan dinyatakan layak untuk mengikuti rehabilitasi sosial oleh tim medis dan psikologis.

Sementara Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik), Purwantoko, mengatakan program ini juga melibatkan mantan pengguna narkoba yang telah berhasil pulih sebagai pendamping sebaya (peer counselor).

"Kami percaya, mereka yang pernah mengalami langsung bisa menjadi agen perubahan bagi sesama. Dengan pendekatan ini, proses rehabilitasi menjadi lebih menyentuh dan efektif," ucapnya.

Dengan program ini, Lapas Palangka Raya berupaya membuktikan lembaga pemasyarakatan bukan hanya tempat menjalani hukuman, tetapi juga ruang pembinaan dan pemulihan yang memberikan harapan baru bagi masa depan warga binaan. (adm) 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard