Lewati ke konten utama
Pemko Palangka Raya

Pemko Palangka Raya Gelar Seminar Akhir Kajian Potensi Ekonomi Perikanan dan Pertanian Hidroponik

Redaksi 09-10-2025, 11:59 WIB 1 menit baca
Pj Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak membuka Seminar Akhir Kajian Potensi Ekonomi Perikanan Tangkap Danau Hanjalutung yang dirangkai dengan Seminar Akhir Kajian Potensi Ekonomi Pertanian Modern Hidroponik. (FOTO:PROKOMPIM)
Pj Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak membuka Seminar Akhir Kajian Potensi Ekonomi Perikanan Tangkap Danau Hanjalutung yang dirangkai dengan Seminar Akhir Kajian Potensi Ekonomi Pertanian Modern Hidroponik. (FOTO:PROKOMPIM)

SB, PALANGKA RAYA - Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda), Arbert Tombak, secara resmi membuka kegiatan Seminar Akhir Kajian Potensi Ekonomi Perikanan Tangkap Danau Hanjalutung yang dirangkai dengan Seminar Akhir Kajian Potensi Ekonomi Pertanian Modern Hidroponik, bertempat di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Palangka Raya, Kamis (9/10/2025).

Dalam sambutannya, Arbert Tombak menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam upaya menggali dan mengoptimalkan potensi ekonomi daerah, khususnya pada sektor perikanan tangkap dan pertanian modern berbasis hidroponik.

“Kajian ini sangat penting sebagai dasar kebijakan yang tepat sasaran. Danau Hanjalutung memiliki potensi besar untuk mendukung sektor perikanan tangkap, baik dari sisi produksi maupun peningkatan ekonomi masyarakat sekitar,” ungkap Arbert.

Ia juga menyampaikan bahwa pertanian hidroponik menjadi solusi inovatif dalam menghadapi keterbatasan lahan dan tantangan perubahan iklim di kawasan perkotaan, sekaligus sebagai salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi keluarga.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil kajian ini melalui langkah nyata di lapangan, antara lain melalui kerja sama lintas sektor, program pendampingan masyarakat, serta kebijakan yang mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan.

“Hasil kajian ini tidak akan berhenti sebagai dokumen, tetapi akan menjadi dasar rencana aksi konkret bagi pengembangan sektor perikanan dan pertanian perkotaan ke depan,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya, tim peneliti dari Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya, serta undangan dari berbagai unsur terkait. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard