Lewati ke konten utama
DPRD Palangka Raya

Dorong DLH Penyusunan Rencana Induk Pengelolaan Sampah

Redaksi 28-10-2025, 02:04 WIB 1 menit baca
Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu
Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu

SB, PALANGKA RAYA – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya melakukan kunjungan kerja ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya. Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi sekaligus memberikan masukan terkait peningkatan pengelolaan sampah di wilayah setempat.

Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan dewan terhadap program dan kebijakan di bidang lingkungan hidup.

“Dalam kesempatan itu, kami menekankan pentingnya penyusunan rencana induk pengelolaan sampah sebagai panduan strategis agar sistem pengelolaan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan, mulai dari tingkat rumah tangga hingga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” ujar Hap Baperdu, Selasa (28/10/2025).

Ia mendorong agar rencana induk pengelolaan sampah segera disusun dan selaras dengan perkembangan kota serta peningkatan jumlah penduduk. Dengan adanya pedoman ini, pengelolaan sampah diharapkan dapat terlaksana secara optimal.

Hap menambahkan, pengelolaan sampah masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan sarana dan prasarana hingga tingkat partisipasi masyarakat.

“Diperlukan langkah-langkah strategis mulai dari lingkungan rumah tangga, kawasan permukiman, hingga pengelolaan di TPA. Kolaborasi antar pihak menjadi kunci keberhasilan,” lanjutnya.

Selain itu, perhatian terhadap pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal, peningkatan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan, serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga menjadi prioritas.

Hap menegaskan bahwa peningkatan kesadaran dan tanggung jawab bersama merupakan modal penting dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus mendorong peningkatan pendapatan daerah melalui retribusi sampah dan optimalisasi fungsi laboratorium DLH.

“Meskipun anggaran tahun 2026 relatif terbatas, kami tetap optimistis langkah-langkah perbaikan dapat dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan demi mewujudkan Kota Palangka Raya yang bersih, sehat, dan asri,” pungkasnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard