Disdik Kotim Fokus Penguatan Kompetensi Guru di Era AI dan Pembelajaran Mendalam
SB, SAMPIT – Meski Kurikulum Merdeka tetap berlaku, Dinas Pendidikan (Disdik) Kotawaringin Timur (Kotim) akan fokus pada penguatan kompetensi guru di area baru, yaitu Kecerdasan Buatan (AI) dan Pembelajaran Mendalam (PM).
Kepala Disdik Kotim, Irfansyah, berharap guru yang tergabung dalam KKG (Kelompok Kerja Guru) dan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) dapat aktif berpartisipasi untuk meningkatkan kompetensi serta profesionalisme secara kolektif.
“Kalau KKG biasanya berfokus pada guru tingkat sekolah dasar (SD) dan MGMP untuk guru mata pelajaran jenjang SMP. Sedangkan untuk SMA, kebijakan mengikuti Disdik Provinsi,” ujar Irfansyah, Sabtu (15/11/2025).
Irfansyah menekankan pentingnya guru beradaptasi dengan perkembangan digitalisasi. Guru tidak bisa melarang siswa menggunakan gawai, melainkan harus membimbing pemanfaatannya.
“Guru harus semangat, terbuka terhadap hal-hal baru, dan berkomitmen menerapkan hasilnya di satuan pendidikan masing-masing,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Kotim, Edie Sucipto, menyampaikan bahwa pihaknya tengah melaksanakan kegiatan penerapan pendekatan pembelajaran mendalam sesuai Permendikdasmen Nomor 23 Tahun 2025.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk memaksimalkan kontribusi guru dalam kegiatan belajar mengajar, sekaligus meningkatkan mutu pendidikan.
“Guru harus adaptif, menerima perubahan, visioner, dan memikirkan masa depan siswa. Tantangan pendidikan semakin berat, dan guru harus memastikan siswa dibekali karakter tangguh sesuai Profil Pelajar Pancasila,” pungkas Edie Sucipto. (f1/sb)