Lewati ke konten utama
Pemkab Gunung Mas

Dekranasda Gumas Dorong Pengembangan Kerajinan Berbasis Budaya Dayak

Redaksi 22-11-2025, 10:54 WIB 1 menit baca
Dekranasda Gumas saat melaksanakan sosialisasi. (FOTO:DISKOMINFO)
Dekranasda Gumas saat melaksanakan sosialisasi. (FOTO:DISKOMINFO)

SB, KUALA KURUN - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Gunung Mas terus mendorong pelestarian dan pengembangan kerajinan berbasis budaya lokal.

Dalam kegiatan sosialisasi bertema “Menggali Warisan Tradisi dan Mengembangkannya Menjadi Produk Kerajinan Unggulan” yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Rungan, Kamis (20/11/2025), Ketua Dekranasda Mimie Mariatie Jaya S Monong menegaskan pentingnya memanfaatkan kekayaan tradisi Dayak sebagai sumber ekonomi kreatif.

Mimie menyampaikan bahwa Kabupaten Gunung Mas memiliki berbagai warisan budaya bernilai tinggi seperti tenun, anyaman rotan, ukiran kayu, dan manik-manik yang selama ini menjadi identitas daerah.

Menurutnya, potensi tersebut harus digali dan dikembangkan agar mampu memberikan nilai ekonomi yang nyata bagi para perajin.

“Dekranasda hadir sebagai mitra pemerintah untuk memperkuat ekonomi kreatif berbasis budaya lokal,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Mimie menjelaskan bahwa Dekranasda menekankan lima tahapan pengembangan kerajinan unggulan, yaitu identifikasi bahan baku lokal, pelatihan dan peningkatan kapasitas perajin, inovasi desain, peningkatan kualitas dan branding produk, dan pemasaran melalui pameran, e-commerce, serta Galeri Dekranasda.

Untuk menjamin keberlanjutan program, Dekranasda juga menyiapkan sejumlah strategi penguatan, termasuk penyelenggaraan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan, dorongan penggunaan bahan baku lokal yang ramah lingkungan, fasilitasi akses pembiayaan seperti KUR, koperasi, dan CSR, serta membangun jejaring dengan pelaku pariwisata, hotel, dan ritel.

 Selain itu, pengembangan Galeri Dekranasda Gunung Mas juga menjadi fokus sebagai pusat promosi dan edukasi kerajinan daerah.

“Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan perajin, membangkitkan kembali nilai budaya Dayak, serta menjadikan kerajinan khas Gunung Mas sebagai daya tarik wisata dan ikon ekonomi kreatif daerah,” tandasnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard