Lewati ke konten utama
HUKUM

Diduga Disambar Buaya, Seorang Lansia di Pulau Hanaut Hilang Saat Beraktivitas di Sungai Rangkang

Redaksi 22-11-2025, 11:18 WIB 1 menit baca
Proses pencarian korban yang diduga menjadi korban serangan buaya di Sungai Rangkang. (FOTO:ISTIMEWA)
Proses pencarian korban yang diduga menjadi korban serangan buaya di Sungai Rangkang. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Seorang lansia bernama Muhran (63), warga Desa Satiruk, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diduga menjadi korban sambaran buaya saat beraktivitas di Sungai Rangkang, Sabtu (22/11/2025) dini hari.

Keluarga mulai panik setelah Muhran tidak kembali ke rumah sesuai waktu biasanya. Diketahui ia berangkat menuju sungai sekitar pukul 01.00-02.00 WIB, namun hingga pukul 06.00 WIB keberadaannya belum diketahui.

Menurut penuturan cucunya, Chandra, sang kakek memang sering melakukan aktivitas tertentu di sungai pada waktu-waktu tertentu. Namun kali ini, keterlambatannya menimbulkan dugaan bahwa terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

“Kami menduga beliau hilang saat berada di sungai,” ujarnya.

Chandra mengaku awalnya tidak percaya ketika mendengar kabar bahwa sang kakek diduga disambar buaya. Namun setelah mendapat telepon dari sepupunya yang berada di lokasi, dugaan tersebut semakin kuat dan membuat keluarga cemas.

Saat ini, pihak keluarga bersama warga sekitar melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Rangkang. Meski telah menyisir beberapa titik yang dicurigai, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Kondisi sungai yang luas dan dikenal sebagai habitat buaya juga menyulitkan proses pencarian.

“Keluarga melakukan pencarian, tapi masih belum dapat,” kata Chandra.

Warga setempat turut membantu pencarian menggunakan perahu dan peralatan seadanya. Sementara itu, keluarga juga mencoba menghubungi aparat desa dan BPBD untuk mendapatkan bantuan resmi.

Dengan mempertimbangkan kondisi sungai yang berbahaya, dukungan dari pihak berwenang dinilai sangat dibutuhkan agar pencarian dapat berjalan lebih efektif.

Hingga berita ini diturunkan, keluarga dan warga masih bertahan di lokasi untuk melanjutkan pencarian. Chandra berharap sang kakek dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat meski situasi di lapangan cukup mengkhawatirkan. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard