Lewati ke konten utama
DPRD Kapuas

Dewan Kapuas Apresiasi Pemda atas Rekor MURI Kecapi dan Karungut

Redaksi 10-12-2025, 10:28 WIB 1 menit baca
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kapuas Berinto hadiri pemecahan rekor MURI di Betang Manggantang Utus, Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, dan turut dihadiri oleh Bupati Kapuas HM Wiyatno beserta jajaran, pada Senin, (8/12/2025). FOTO:FADLI/SB
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kapuas Berinto hadiri pemecahan rekor MURI di Betang Manggantang Utus, Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, dan turut dihadiri oleh Bupati Kapuas HM Wiyatno beserta jajaran, pada Senin, (8/12/2025). FOTO:FADLI/SB

SB, KUALA KAPUAS – Apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas atas keberhasilan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui kegiatan bermain kecapi sambil bersenandung karungut dengan peserta didik terbanyak. Demikian disampaikan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kapuas, Berinto., SH., MH. 

Kegiatan tersebut berlangsung di Betang Manggantang Utus, Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, dan turut dihadiri oleh Bupati Kapuas HM Wiyatno beserta jajaran, pada Senin (8/12/2025) lalu. 

Berinto menyampaikan pencapaian tersebut bukan hanya kebanggaan bagi masyarakat Kapuas, juga menjadi bukti kuat bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen nyata dalam melestarikan seni dan budaya lokal.

"Prestasi ini menunjukkan komitmen pemda dalam menjaga identitas budaya masyarakat. Ini kebanggaan bagi kita semua," ucapnya. 

Politisi Partai NasDem ini menilai keterlibatan para pelajar sebagai peserta utama merupakan langkah inovatif dalam mengenalkan seni tradisional sejak dini. Pendekatan kreatif dan edukatif tersebut mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap karungut dan kecapi sebagai warisan leluhur.

"Kegiatan ini momentum penting memperkuat karakter generasi muda agar menghargai nilai-nilai kearifan lokal," jelasnya.

Dirinya juga mengapresiasi kontribusi para guru, tenaga kependidikan, serta perangkat daerah yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan budaya berskala besar tersebut.

"Rekor ini harus menjadi awal dari upaya berkelanjutan. Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, dan dunia pendidikan. Saya yakin seni karungut dan kecapi dapat berkembang lebih luas, bahkan dikenal hingga tingkat nasional dan internasional," pungkasnya. (f4/sb) 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard