Bupati dan Wabup Pulpis Tinjau Rumah Dinas, Evaluasi Pemanfaatan Aset Daerah
SB, PULANG PISAU - Bupati Pulang Pisau, H Ahmad Rifa’i, bersama Wakil Bupati H Ahmad Jayadikarta meninjau sejumlah rumah jabatan dinas milik Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau yang berlokasi di Jalan Abel Gawei, pada Senin (5/1/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi rumah dinas serta mengevaluasi pemanfaatan aset daerah agar tetap terjaga, terawat, dan digunakan sesuai peruntukannya.
Bupati Ahmad Rifa’i menegaskan bahwa rumah dinas merupakan aset pemerintah daerah yang harus dimanfaatkan secara optimal dan ditempati oleh pejabat yang berhak, sehingga tidak terbengkalai dan dapat diawasi secara langsung.
“Harapan kami, rumah-rumah dinas ini dapat ditempati sesuai peruntukannya agar aset Pemda benar-benar terjaga dan terawat. Selain itu, sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah, kami juga lebih mudah mengontrol serta berkoordinasi dengan kepala OPD,” ujar Ahmad Rifa’i.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengusulkan agar setiap rumah dinas dilengkapi identitas yang jelas, berupa papan nama yang mencantumkan pejabat penghuni rumah dinas. Menurutnya, hal ini penting untuk mendukung penataan aset yang lebih rapi serta memudahkan pengawasan.
“Kami ingin ke depan setiap rumah dinas memiliki identitas, misalnya di pintu terdapat keterangan rumah dinas siapa, sehingga penataan lebih rapi dan memudahkan saat kami melakukan kunjungan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ahmad Rifa’i mengungkapkan bahwa jumlah rumah dinas di Kabupaten Pulang Pisau saat ini masih terbatas. Dari total 14 unit rumah dinas, terdapat dua unit yang tidak layak huni, sehingga hanya 12 unit yang dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Kita ini masih kekurangan aset rumah dinas. Hanya 12 unit rumah dinas yang layak. Saya menekankan agar rumah dinas yang berada di dalam Kota Pulang Pisau tidak ditempati oleh pejabat yang berdomisili di luar kota,” tegasnya.
Menurutnya, rumah dinas yang berada di wilayah kota seharusnya diprioritaskan bagi pejabat yang berdomisili di luar daerah, guna mempermudah koordinasi dan pengawasan pemerintahan.
“Pejabat dari luar itu diprioritaskan supaya kami bisa berkunjung dan berkoordinasi lebih mudah. Intinya, kami ingin kolaborasi yang baik dan solid, semuanya untuk kemajuan Kabupaten Pulang Pisau,” pungkas Ahmad Rifa’i. (sb/*)