Kapolres Bartim Dukung Swasembada Pangan melalui Panen Raya Jagung
SB, TAMIANG LAYANG – Kapolres Bartim, AKBP Eddy Santoso melaksanakan Panen Raya Jagung Kuartal IV sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia.
Kegiatan panen raya berlangsung di Desa Baruyan RT 01, Kecamatan Raren Batuah, di lahan jagung pakan seluas 1 hektare milik warga setempat, Coki Siahaan. Dari lahan tersebut, berhasil dipanen sekitar 10 ton jagung dalam bentuk tongkol (belum dipipil).
Panen raya ini menjadi wujud sinergi lintas sektor antara Polri, pemerintah daerah, instansi teknis, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Barito Timur.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Bartim AKBP Eddy Santoso, didampingi Kepala BPS Kabupaten Barito Timur, Pejabat Utama Polres Bartim, Kapolsek Dusun Tengah, Babinsa Desa Baruyan, Camat Raren Batuah, Kepala UPT Pertanian Raren Batuah, Kepala Desa Baruyan, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Raren Batuah, serta masyarakat setempat.
Kapolres AKBP Eddy Santoso menegaskan bahwa panen raya jagung ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung kebijakan strategis pemerintah pusat, khususnya di bidang ketahanan dan swasembada pangan.
“Panen raya jagung ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara petani, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait. Polri hadir untuk memberikan dukungan dan pendampingan agar program swasembada pangan berjalan berkelanjutan serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi lahan pertanian produktif dengan pengelolaan yang baik dan ramah lingkungan. Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Kapolres Bartim turut mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar hutan dan lahan (karhutla). Menurutnya, selain merusak lingkungan, tindakan tersebut juga memiliki konsekuensi hukum.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Mari kelola lahan pertanian secara bijak, aman, dan berkelanjutan demi menjaga lingkungan serta mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional,” tegasnya.
Kegiatan panen raya ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat, khususnya para petani di Kecamatan Raren Batuah. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan masyarakat desa. (OGN/SB)