Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

Jadikan Maulid Nabi Memperkuat Kepedulian Antar Sesama

Redaksi 08-09-2026, 17:22 WIB 1 menit baca
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kotim, H Eddy Mashamy menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Wahyu Al-Hadi. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kotim, H Eddy Mashamy menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Wahyu Al-Hadi. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), H. Eddy Mashamy, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat kepedulian dan kebersamaan.

Hal itu disampaikannya usai menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Agung Wahyu Al-Hadi atau Islamic Center Sampit, Selasa (8/9/2026).

Eddy mengatakan, pesan dalam peringatan Maulid tahun ini sangat sesuai dengan kondisi Kotim yang sedang menghadapi karhutla dan kabut asap.

“Maulid Nabi jangan hanya menjadi kegiatan seremonial. Ini harus menjadi momentum untuk saling peduli dan membantu, terutama saat masyarakat sedang menghadapi musibah kabut asap,” kata Eddy.

Menurutnya, sikap Rasulullah SAW yang penuh kepedulian, suka menolong dan memiliki rasa empati harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Dalam kondisi seperti sekarang, kita membutuhkan solidaritas. Jangan sampai ada masyarakat yang menghadapi dampak karhutla sendirian,” ujarnya.

Eddy juga meminta seluruh pihak memperkuat kerja sama dalam menghadapi karhutla. Pemerintah, aparat, DPRD, dunia usaha hingga masyarakat harus bergerak bersama.

“Penanganan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri. Koordinasi dan gotong royong harus diperkuat agar dampaknya bisa kita tekan bersama,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan kesehatan selama kabut asap masih terjadi. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia dan warga yang memiliki gangguan pernapasan perlu mendapat perhatian lebih.

“Kita saling menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan. Mari kita perbanyak doa agar musibah ini segera berlalu dari Bumi Habaring Hurung,” tuturnya.

Eddy berharap semangat Maulid Nabi tidak berhenti pada kegiatan peringatan saja, tetapi benar-benar diwujudkan melalui kepedulian kepada sesama.

“Dimanapun kita berada, tetaplah berkomitmen untuk membantu rakyat,” pungkasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard