Lewati ke konten utama
Provinsi

Barsel dan Mura Jadi Fokus Utama Turunkan Stunting

Redaksi 04-02-2023, 10:48 WIB 1 menit baca
FOTO BERSAMA : Ketua Dekranasda Kalteng, Yulistra Ivo (tengah) bersama Plt Kepala BKKBN Provinsi Kalteng bersama Kepala BI dan OJK usai bincang santai terkait percepatan penurunan stunting (FOTO:BKKBN KALTENG)
FOTO BERSAMA : Ketua Dekranasda Kalteng, Yulistra Ivo (tengah) bersama Plt Kepala BKKBN Provinsi Kalteng bersama Kepala BI dan OJK usai bincang santai terkait percepatan penurunan stunting (FOTO:BKKBN KALTENG)

SB, PALANGKA RAYA – Bincang santai percepatan penurunan Stunting diselenggarakan oleh BKKBN Kalteng bersama beberapa lembaga terkait, yaitu Dekranasda, OJK, BI dan BUMD. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat 3 Februari 2023 di ruang pertemuan Dekranasda Provinsi Kalteng.

Plt Kepala BKKBN Provinsi Kalteng, Dr Dadi Ahmad Roswandi, bersama Kepala BI dan OJK Provinsi Kalteng, menghadiri diskusi sebagai Narasumber dan diikuti dari peserta yang terdiri dari Bank Kalteng, Jamkrida, Kadis Koperasi dan UKM, Perdagangan dan Perindustrian, Kebudayaan dan Pariwisata, serta pimpinan media.

“Upaya memerangi masalah stunting yang menjadi tantangan bersama. Dengan mengacu pada data dari BKKBN dan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, untuk itu kita akan mengambil tindakan cepat dalam menurunkan angka stunting melalui program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) di Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Barito Selatan, wilayah dengan tingginya angka stunting,” ungkap Yulistra Ivo Sebagai Ketua Dekranasda Kalteng.

Pada kesempatan yang sama Plt Kepala BKKBN Kalteng, Dr Dadi Ahmad dalam peryataanya mengatakan, keterlibatan lintas sektor termasuk Dekranasda, Bank Indonesia (BI) serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta dinas instansi terkait lainya di lingkup Pemprov Kalteng akan semakin menguatkan untuk bersama-sama melakukan upaya percepatan penurunan stunting di Kalimantan Tengah.

“Secara bersama-sama bergabung dalam BAAS dengan konsentrasi lokus pada daerah daerah dengan angka stunting yang tinggi, maka percepatan penurunan angka Stunting dikalteng dapat terwujud,” katanya.

Sementara itu Kepala, OJK Otto Fitriandy dalam bincang santai ini yang kemudian dilanjukan dengan focus group discussion (FGD) dimana pembicaraan ini lebih konkret dan lebih tajam lagi terkait dengan  percepatan penurunan stunting di Kalimantan Tengah yang tentunya akan menghadirkan industri perbankan dan BUMD kembali.

Semua tamu yang hadir pada acara ini setuju untuk bekerja sama dalam menerapkan instruksi Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran untuk memerangi dan mencegah stunting sesuai dengan kemampuan organisasi masing-masing. (aya/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard