Desa Tambak Bajai Usulkan Penyambungan Jaringan Listrik PLN
SB, KUALA KAPUAS–Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas momen bagi masyarakat Desa Tambak Bajai untuk mengusulkan utama jaringan listrik PLN, karena sampai saat ini belum teraliri.
Usulan tersebut disampaikan langsung oleh masyarakat Desa Tambak Bajai kepada para pemangku kepentingan, termasuk anggota DPRD Kabupaten Kapuas yang hadir dalam forum Musrenbang.
Ketua Komisi I DPRD Kapuas yang juga dar Dapil IV, Sera Sintanola, mengatakan Desa Tambak Bajai merupakan satu-satunya desa di Kecamatan Dadahup yang hingga kini belum menikmati aliran listrik permanen dari PLN.
"Desa Tambak Bajai sampai sekarang belum terjangkau jaringan listrik PLN. Masyarakat sangat berharap adanya perhatian dan percepatan realisasi dari pemerintah daerah," tegas Sera Sintanola.
Srikandi Partai Nasdem akrab disapa Lola ini menjelaskan, selama ini warga hanya mengandalkan genset dan tenaga surya untuk kebutuhan penerangan dan listrik rumah tangga. Namun, sumber listrik tersebut memiliki keterbatasan dan memerlukan biaya operasional yang cukup tinggi.
"Kondisi ini dinilai menghambat berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan sosial. Keterbatasan listrik juga berdampak pada pengembangan usaha kecil, penyimpanan hasil pertanian dan perikanan, serta akses terhadap informasi dan teknologi," jelasnya.
Lanjutnya Musrenbang Kecamatan Dadahup menjadi forum strategis dalam menjaring aspirasi masyarakat dan menyelaraskan kebutuhan desa dengan arah kebijakan pembangunan daerah. Hasil Musrenbang ini selanjutnya akan dibahas pada tahapan perencanaan di tingkat kabupaten.
"Pemerintah daerah diharapkan dapat menjadikan usulan penyambungan jaringan listrik Desa Tambak Bajai sebagai program prioritas, sehingga masyarakat dapat menikmati layanan listrik yang layak dan berkelanjutan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan warga," pungkasnya. (f4/sb)