Lewati ke konten utama
Pemkab Kapuas

Bupati Kapuas Buka Musda V PPNI, Dorong Peningkatan Kompetensi dan Kesejahteraan Perawat

Redaksi 14-02-2026, 12:57 WIB 2 menit baca
Bupati Kapuas H.M. Wiyatno yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (KSDM) Budi Kurniawan secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-V Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Kapuas, di Aula Bapperida Kabupaten Kapuas, pada Kamis (12/2/2026) lalu. FOTO: FADLI/SB
Bupati Kapuas H.M. Wiyatno yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (KSDM) Budi Kurniawan secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-V Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Kapuas, di Aula Bapperida Kabupaten Kapuas, pada Kamis (12/2/2026) lalu. FOTO: FADLI/SB

SB, KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas H.M. Wiyatno yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (KSDM) Budi Kurniawan secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-V Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Kapuas, di Aula Bapperida Kabupaten Kapuas, pada Kamis (12/2/2026) lalu. 

Kegiatan yang diselenggarakan Dewan Pengurus Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Kapuas itu turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kapuas Agus Waluyo, anggota DPRD Kapuas, Ketua Dharma Wanita Persatuan Silvya Veronita Usis, serta jajaran pengurus dan anggota PPNI.

Musda V PPNI menjadi forum strategis untuk mengevaluasi program kerja organisasi sekaligus memilih kepengurusan baru masa bakti 2026–2031, guna memperkuat peran perawat dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan di Kabupaten Kapuas.

Dalam sambutannya, Budi Kurniawan menyampaikan apresiasi atas dedikasi para perawat sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.

"Perawat memiliki peran sangat penting dalam sistem kesehatan daerah. Melalui Musda ini, kami berharap PPNI Kabupaten Kapuas mampu melahirkan kepengurusan yang solid, profesional, dan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan," ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia tenaga kesehatan. PPNI didorong untuk terus meningkatkan kompetensi anggota, menjaga etika profesi, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan pelayanan kesehatan ke depan.

Sementara itu, Ketua DPD PPNI Kabupaten Kapuas Elvina menyampaikan bahwa kepengurusan baru nantinya akan melanjutkan sinergi dan memperkuat organisasi agar lebih baik lagi dalam membina anggota, baik yang bertugas di Kota Kuala Kapuas maupun di wilayah kecamatan dan desa.

Menurutnya, selama lima tahun terakhir organisasi berjalan solid, meski akan ada sedikit perombakan kepengurusan karena adanya anggota yang pindah tugas. Dari 28 komisariat yang ada, sebanyak 24 komisariat hadir dan telah menyampaikan program kerja untuk peningkatan kinerja organisasi ke depan.

Ia juga menyampaikan usulan kepada pemerintah daerah terkait peningkatan status dan kesejahteraan tenaga perawat. Saat ini tercatat 85 tenaga perawat paruh waktu, 27 tenaga kerja sukarela (TKR), serta 18 tenaga kontrak BLUD di puskesmas dan rumah sakit yang tersebar di wilayah Kabupaten Kapuas.

"Kami berharap tenaga perawat paruh waktu, sukarela, maupun kontrak dapat diangkat menjadi PPPK penuh waktu, dan bagi PPPK yang ada dapat diprioritaskan menjadi CPNS perawat di lingkungan Kabupaten Kapuas," ungkapnya.

Data tersebut telah dihimpun dari seluruh komisariat dan akan disampaikan kepada Dinas Kesehatan untuk dapat diakomodasi sesuai kebijakan dan kemampuan daerah.

Melalui Musda V ini, diharapkan lahir keputusan strategis yang mampu meningkatkan profesionalisme perawat sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Kapuas. (hms/f4) 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard