Ketua DPRD Kotim Laporkan Orator Aksi Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
SB, SAMPIT - Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rimbun, melaporkan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh Orator aksi Dewan Pimpinan Pusat Tantara Lawang Adat Mandau Talawang berinisial Wa ke Polres Kotim, Sabtu (14/2/2026).
Laporan tersebut dilayangkan menyusul pernyataan Wa saat aksi damai yang digelar pada Jumat (13/2/2026), terkait protes terhadap penarikan rekomendasi dukungan kemitraan kerja sama operasional (KSO) bagi sejumlah koperasi dan kelompok tani.
Rimbun menegaskan, laporan yang disampaikan ini merupakan atas nama pribadi dan tidak membawa jabatan sebagai Ketua DPRD.
“Laporan ini atas kapasitas pribadi, tidak membawa jabatan sebagai Ketua DPRD. Yang saya laporkan adalah keberatan atas aksi kemarin yang saya kategorikan sudah masuk indikasi pencemaran nama baik dan menyerang pribadi saya,” tegasnya.
Ia menyebut, dalam video orasi yang disampaikan terlapor bahwasanya Rimbun sebagai Ketua DPRD mengeluarkan rekomendasi dan pernyataan yang menuding dirinya menerima uang ratusan juta rupiah dari sejumlah koperasi.
“Saya tegaskan, tidak ada itu. Kapan saya menerima? Siapa yang memberikan? Koperasi mana? Ini yang harus dibuktikan,” ujarnya.
Menurutnya, tudingan tersebut telah merugikan dirinya secara pribadi dan berdampak luas, bahkan hingga menjadi perbincangan di tingkat pusat.
“Sampai hari ini banyak yang bertanya kepada saya sejak pagi. Isu ini sudah meluas dan saya merasa sangat dirugikan,” katanya.
Ia pun meminta aparat penegak hukum bertindak profesional dalam menindaklanjuti laporan tersebut agar tidak menimbulkan preseden buruk, baik bagi organisasi adat maupun masyarakat luas.
“Saya serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti laporan ini secara profesional. Jangan sampai ini menjadi preseden buruk,” ucapnya.
Rimbun juga meminta agar pihak-pihak yang disebut dalam orasi, termasuk pengurus inti organisasi, dimintai pertanggungjawaban.
“Yang dilaporkan adalah korlap yang berorasi kemarin. Ada buktinya berupa video. Kami juga meminta pertanggungjawaban pengurus inti, baik ketua maupun sekretaris,” tegasnya (f1/SB)