Disdagperin Kalteng Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Silaturahmi dan Pastikan Stabilitas Harga
SB, PALANGKA RAYA – Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah (Disdagperin Kalteng) menggelar kegiatan buka puasa bersama yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan mitra kerja. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi sekaligus momentum berbagi berkah di bulan suci Ramadan.
Acara tersebut berlangsung hangat dengan dihadiri jajaran pegawai, mitra kerja, serta tokoh masyarakat.
Kepala Disdagperin Provinsi Kalteng sekaligus Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kalteng, Norhani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah, pengurus wilayah MES, serta seluruh pegawai di lingkungan Disdagperin, mulai dari ASN, P3K, hingga tenaga kontrak.
“Tujuan utama kami adalah menjalin silaturahmi dan nilai kebersamaan. Kami tidak membedakan satu sama lain, bahkan rekan-rekan non-muslim pun ikut berkontribusi aktif. Ini adalah misi kita bersama menuju Kalteng yang makin BERKAH, maju, dan sejahtera,” ujar Norhani di sela-sela acara, Jumat (27/2/2026).
Kegiatan ini juga menghadirkan Ketua MUI Kalteng, Khairil Anwar, sebagai penceramah yang memberikan tausiah Ramadan kepada para peserta.
Selain buka puasa bersama, kegiatan turut dirangkaikan dengan pembagian paket berkah bagi masyarakat yang membutuhkan. Norhani menekankan pentingnya rasa memiliki dan kepedulian antar sesama, terutama di bulan penuh rahmat ini.
Menurutnya, Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu.
Di sela kegiatan, Norhani juga menyampaikan kabar terkait kondisi pasar di Kalimantan Tengah memasuki satu minggu pelaksanaan ibadah puasa. Ia memastikan harga kebutuhan pokok masih relatif stabil.
“Memang ada kenaikan di beberapa komoditi, namun tidak signifikan. Yang terpenting adalah ketersediaan barang. Kami pastikan stok di pasar tetap ada dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa tim perlindungan konsumen telah melakukan pengawasan ketat terhadap makanan dan takjil yang dijual di berbagai lokasi. Berdasarkan hasil pantauan, takjil yang beredar dinyatakan aman untuk dikonsumsi.
Sebagai langkah antisipasi potensi lonjakan harga menjelang Idul Fitri, Disdagperin Kalteng berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) pasar secara besar-besaran pada awal Maret mendatang.
“Kami akan terus berkolaborasi dengan pihak terkait untuk turun langsung ke lapangan. Pemantauan harga akan kami lakukan secara rutin guna memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga bagi warga Kalimantan Tengah,” tutup Norhani. (sb/*)