Pasar Penyeimbang Menjadi Langkah Pemerintah Menekan Inflasi
SB, PALANGKA RAYA - Anggota Komisi II DPRD Kalteng Natalia mengungkapkan, salah satu upaya pemerintah dalam menekan angka inflasi di Kalimantan Tengah perlu dilakukan yakni pasar murah dan pasar penyeimbang.
“Kita masuk urutan ke-3 bahkan di 2 besar terjadinya inflasi di Indonesia, ini sangat menjadi momok buat kita dan kita tidak mampu untuk mengatasi laju inflasi ini. Jadi pasar murah dan pasar penyeimbang sekarang ini sangat mendukung untuk menekan inflasi,” ucapnya, Kamis (9/2/2023).
Penyebab terjadinya inflasi juga akibatkan penyakit PMK, sedangkan pengadaan bibit ternak terlalu sulit karena dipengaruhi zona-zona. Kemudian juga ada bea cukai kalau masuk ke wilayah tertentu, seperti contoh di Kalsel ada surat edaran gubernur yang melarang untuk keluar ternak mereka ke provinsi lain.
“Sekarang ini kita hanya berharap pada food estate dan apalagi adanya informasi gagal sangat menjadi perhatian, terlebih lagi tahun 2023 terjadi isu-isu terjadinya resesi global," tambahnya.
Inilah menjadi upaya-upaya pemerintah dalam menyikap hal ini, apalagi menghadapi pemilu 2024 yang akan dilaksanakan sebentar lagi. Jadi tahun ini menjadi tahun politik, bisa saja muncul kekhawtiran dari masyarakat bagaimana cara menghadapi semua ini.
"Maka diharapkan bagaimana pemerintah bisa mencegah atau paling tidak mengatasi permasalahan yang bisa saja terjadi, apalagi inflasi yang sempat kita alami di 2 besar, tapi saat ini mulai turun artinya pemerintah sudah berupaya dan membuahkan hasil," ungkapnya. (yud/ok)