Lewati ke konten utama
Pemkab Kapuas

Wabup Kapuas Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Talabang 2026

Redaksi 13-03-2026, 04:20 WIB 2 menit baca
Wakil Bupati Kapuas Dodo dan Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma memeriksa pasukan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Ketupat Talabang 2026 dalam rangka pengamanan dan pelayanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah digelar di halaman Polres Kapuas, Kamis (12/3/2026).FOTO: HUMAS/SB
Wakil Bupati Kapuas Dodo dan Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma memeriksa pasukan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Ketupat Talabang 2026 dalam rangka pengamanan dan pelayanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah digelar di halaman Polres Kapuas, Kamis (12/3/2026).FOTO: HUMAS/SB

SB, KUALA KAPUAS – Wakil Bupati Kapuas Dodo memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Ketupat Talabang 2026 dalam rangka pengamanan dan pelayanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah digelar di halaman Polres Kapuas, pada Kamis (12/3/2026).

Apel tersebut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, serta instansi terkait. Dalam pelaksanaannya, Wakil Bupati Kapuas didampingi Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma.

Apel gelar pasukan ini merupakan bagian dari kesiapan pengamanan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia guna menghadapi arus mudik dan perayaan Idul Fitri.

Dalam amanatnya, Dodo menyampaikan bahwa apel tersebut merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel, sarana, dan prasarana sekaligus wujud komitmen sinergitas lintas sektor dalam menyukseskan Operasi Ketupat 2026.

"Apel gelar pasukan ini dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026 sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar," ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah terus mencermati dinamika global yang berpotensi mempengaruhi stabilitas ekonomi, termasuk fluktuasi harga minyak dunia. Meski demikian, pemerintah tetap mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas nasional, termasuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG menjelang Hari Raya.

"Masyarakat juga diimbau untuk membeli kebutuhan energi secara bijak dan tidak melakukan panic buying," ucapnya.

Menurut Dodo, perayaan Idul Fitri merupakan salah satu agenda nasional yang mampu mendorong perputaran ekonomi di berbagai daerah. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang.

Untuk memastikan keamanan selama masa mudik dan libur Lebaran, Polri bersama TNI dan berbagai stakeholder melaksanakan Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan lebih dari 161 ribu personel gabungan.

Selain itu, ribuan pos pengamanan dan pelayanan juga disiapkan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan, terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos terpadu sebagai pusat informasi dan layanan bagi pemudik.

"Pengamanan akan difokuskan pada berbagai objek vital seperti masjid, lokasi salat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, pelabuhan, stasiun, hingga bandara," jelasnya.

Wakil Bupati juga mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan patroli di titik-titik rawan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, seperti kejahatan konvensional, premanisme, balap liar, hingga perkelahian antar kelompok.

Di akhir amanatnya, Dodo mengingatkan seluruh pihak agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi selama periode mudik Lebaran.

"Seluruh pihak harus memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan bencana hidrometeorologi, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri di Kabupaten Kapuas dapat berjalan aman, tertib, dan lancar," pungkasnya.(hms/sb) 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard