Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Gubernur Salurkan 200 Ribu Bantuan Presiden

Redaksi 16-03-2026, 07:21 WIB 2 menit baca
Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran ketika menyalurkan bantuan presiden di Kotim. (FOTO: SEPUTARBORNEO)
Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran ketika menyalurkan bantuan presiden di Kotim. (FOTO: SEPUTARBORNEO)

SB, SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menyalurkan berbagai bantuan dari Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat Kalimantan Tengah termasuk di Kabupaten Kotim, yang menjangkau lebih dari 200 ribu kepala keluarga (KK).

Menurutnya, jumlah bantuan tersebut merupakan salah satu yang terbesar yang pernah diberikan pemerintah pusat kepada masyarakat di Kalteng.

“Kami menyampaikan bantuan dari Bapak Presiden kepada lebih dari 200.000 KK penerima manfaat. Ini bantuan yang sangat banyak sekali, bahkan dalam acara seperti ini belum pernah ada bantuan presiden sebanyak ini khususnya di Kalimantan Tengah,” ujar Agustiar, Senin (16/3/2026).

Selain bantuan sosial, pemerintah juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Program tersebut merupakan instruksi langsung dari Presiden agar masyarakat dapat memeriksakan kesehatannya secara rutin.

“Begitu juga dengan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan. Itu sesuai perintah Bapak Presiden agar masyarakat kita bisa melakukan pemeriksaan kesehatan dan tetap dalam keadaan sehat,” katanya.

Agustiar juga mengungkapkan bahwa anggaran untuk Kalimantan Tengah mengalami pengurangan dari pemerintah pusat. Meski demikian, pihaknya tetap berupaya menjalankan berbagai program kesejahteraan masyarakat.

“Anggaran Kalimantan Tengah ini dipotong hampir Rp5 triliun dari pemerintah pusat. Namun tentunya untuk program-program kesejahteraan masyarakat tetap kita upayakan untuk dijalankan,” jelasnya.

Salah satu program yang tetap berjalan adalah penyaluran bantuan melalui kartu Huma Betang Sejahtera, yang ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Ada juga bantuan pendidikan serta bantuan lainnya dan tentunya diberikan kepada masyarakat yang memang membutuhkan dan sesuai dengan regulasi,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Agustiar juga mengumumkan kebijakan khusus terkait kegiatan pasar murah. Jika sebelumnya masyarakat membeli paket sembako bersubsidi seharga Rp10 ribu, kali ini seluruhnya digratiskan.

“Untuk pembagian sembako atau pasar murah yang sebelumnya sudah disubsidi sehingga masyarakat hanya menebus Rp10.000 saja, untuk hari ini saya gratiskan,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat untuk turut mengawasi penyaluran bantuan agar tepat sasaran. Jika ditemukan penerima bantuan yang tergolong mampu, masyarakat diminta segera melaporkan.

“Jika ada masyarakat yang menemukan penerima kartu Huma Betang Sejahtera ternyata orang mampu, memiliki mobil atau emas banyak, silakan laporkan. Nanti akan kita verifikasi dan validasi, kartunya akan kita ambil dan kita serahkan kepada masyarakat yang memang membutuhkan,” tandasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard