Ribuan ASN Apel Pagi, Gubernur: Saatnya Kerja Lebih Disiplin dan Berdampak Terhadap Pembangunan
SB, PALANGKA RAYA - Suasana berbeda tampak di Lapangan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Jalan RTA Milono, Selasa pagi (31/3/2026). Ribuan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai organisasi perangkat daerah memadati lokasi, menciptakan barisan besar yang penuh semangat kebersamaan pasca-Idulfitri.
Sebanyak 4.497 ASN hadir dalam apel besar yang tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi juga menjadi momen penting untuk menyatukan langkah dan memperkuat komitmen sebagai pelayan masyarakat.
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, bertindak sebagai pembina apel, didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo serta jajaran kepala OPD. Sementara itu, Johni Sonder mengemban tugas sebagai Komandan Upacara.
Nuansa halal bihalal masih terasa hangat, namun pesan yang disampaikan Gubernur jauh dari sekadar seremoni. Di hadapan ribuan ASN, ia menegaskan bahwa Idulfitri harus dimaknai sebagai titik balik untuk bekerja lebih baik, lebih disiplin, dan lebih berdedikasi.
“Sebagai ASN, kita harus bekerja lebih semangat, disiplin, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya lantang.
Tak hanya memberi motivasi, Gubernur juga mengingatkan realitas yang akan dihadapi ke depan. Ia menyoroti tantangan besar seperti efisiensi anggaran, tingginya ekspektasi publik, hingga dinamika global yang kian kompleks.
Menurutnya, ASN tidak cukup hanya menjalankan tugas secara rutin. Dibutuhkan pola kerja yang cerdas, inovatif, dan tepat sasaran agar setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Program harus efektif, efisien, dan berpihak pada masyarakat. Kita harus optimis dan bijak dalam menghadapi setiap tantangan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menegaskan komitmennya melalui program strategis Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Program ini dirancang sebagai garda terdepan perlindungan sosial, khususnya bagi masyarakat kurang mampu dan yang berada di wilayah pedalaman.
Gubernur menekankan, keberhasilan KHBS tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada keseriusan ASN dalam memastikan pelaksanaannya tepat sasaran.
“Mari kita kawal bersama agar KHBS yang berasal dari uang rakyat benar-benar sampai kepada yang berhak,” tandasnya.
Apel besar ini menjadi lebih dari sekadar penutup libur Lebaran. Ia menjadi penanda dimulainya kembali ritme kerja dengan semangat baru lebih disiplin, lebih berintegritas, dan lebih fokus pada hasil nyata bagi masyarakat Kalimantan Tengah. (sb)