Lewati ke konten utama
DPRD Palangka Raya

Pelatihan Vokasi Jadi Senjata Utama Lawan Kemiskinan di Palangka Raya

Redaksi 31-03-2026, 02:48 WIB 2 menit baca
Noorkhalis Ridha
Noorkhalis Ridha

SB, PALANGKA RAYA – Upaya pengentasan kemiskinan dinilai tidak dapat hanya bertumpu pada penyaluran bantuan sosial semata. Diperlukan langkah strategis dan berkelanjutan yang mampu meningkatkan kapasitas masyarakat agar lebih mandiri secara ekonomi dan memiliki daya saing di dunia kerja.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, yang menegaskan pentingnya penguatan program pelatihan dan pendidikan vokasi sebagai solusi jangka panjang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, bantuan sosial memang memiliki peran signifikan, terutama dalam membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi. Namun, tanpa diimbangi dengan peningkatan keterampilan, bantuan tersebut hanya memberikan dampak sementara.

“Bantuan sosial penting untuk meringankan beban masyarakat dalam kondisi tertentu. Tetapi jika tidak dibarengi dengan peningkatan kemampuan dan keterampilan, maka sifatnya hanya sesaat dan tidak menyelesaikan akar persoalan,” ujarnya.

Ridha menjelaskan, pendidikan vokasi dan pelatihan keterampilan dapat membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat, baik untuk memasuki dunia kerja maupun menciptakan usaha secara mandiri. Dengan keterampilan yang relevan dan sesuai kebutuhan pasar, masyarakat tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga berpotensi menjadi pencipta lapangan kerja.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah memiliki peran krusial dalam merancang program pelatihan yang tepat sasaran. Program tersebut harus disusun berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, mencakup sektor formal maupun informal, serta didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai.

“Selain fasilitas, pendampingan juga sangat penting agar hasil pelatihan benar-benar dapat diterapkan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ridha menilai bahwa pendekatan berkelanjutan merupakan kunci utama dalam memutus rantai kemiskinan. Tanpa strategi jangka panjang, masyarakat berisiko terus bergantung pada bantuan pemerintah dan sulit keluar dari kondisi ekonomi yang terbatas.

Karena itu, DPRD mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya untuk memperluas akses terhadap program pelatihan dan pendidikan vokasi, khususnya bagi kelompok rentan yang selama ini memiliki keterbatasan dalam mengakses pendidikan dan peningkatan keterampilan.

“Kami ingin program ini menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata, sehingga setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meningkatkan taraf hidupnya,” katanya.

Ia optimistis, apabila program pelatihan vokasi dijalankan secara konsisten, terarah, dan berkesinambungan, maka akan semakin banyak masyarakat yang mampu keluar dari jerat kemiskinan. Kemandirian ekonomi yang terbentuk diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan individu, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan.

“Dengan keterampilan yang dimiliki, masyarakat tidak lagi bergantung pada bantuan, melainkan mampu berdiri sendiri bahkan menciptakan peluang bagi orang lain melalui usaha yang mereka bangun,” pungkasnya. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard