Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran bersama Kapolda, Pangdam dan Kabinda mengecek kelengkapan sarpras pencegahan karhutla. (FOTO:SEPUTRA BORNEO)
SB, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H Sugianto Sabran, memimpin apel gelar pasukan dan sarana prasarana (sarpras) dalam rangka antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Jumat (17/4/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Barigas Mapolda Kalteng dan turut dihadiri Kapolda Kalteng, Pangdam Tambun Bungai, Kepala BIN Daerah (Kabinda), serta unsur Forkopimda dan instansi vertikal lainnya.
Dalam sambutannya, Gubernur Sugianto Sabran menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam upaya pencegahan Karhutla di Kalimantan Tengah.
“Dalam pencegahan Karhutla ini perlu adanya kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh instansi vertikal lainnya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa potensi puncak musim kebakaran hutan dan lahan diperkirakan terjadi pada periode tertentu di tahun ini.
“Puncak Karhutla kemungkinan dimulai pada akhir April hingga Juli–Agustus,” ungkapnya.
Gubernur menambahkan bahwa langkah pencegahan harus menjadi prioritas utama dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi.
“Kita sudah melakukan kesiapsiagaan dengan melibatkan sekitar 100 personel untuk antisipasi. Sebagaimana instruksi pusat, pencegahan harus didahulukan,” tegasnya.
Melalui apel gelar pasukan ini, diharapkan seluruh unsur terkait semakin siap dalam menghadapi potensi Karhutla di Kalimantan Tengah, sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir sejak dini. (sb)