seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Pemkab Kapuas dan Polres Kapuas Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla

by Redaksi - Tanggal 17-04-2026,   jam 04:19:16
Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma bersama Wakil Bupati Kapuas Dodo, Kepala BPBD Kabupaten Kapuas Pangeran S. Pandiangan, serta unsur terkait lainnya meninjau peralatan dalam Apel Gelar Pasukan dan Sarana Prasarana (Sarpras) dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di Lapangan Mako Polres Kapuas, pada Jumat (17/4/2026).FOTO: FADLI/SB

SB, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas bersama Polres Kapuas menggelar Apel Gelar Pasukan dan Sarana Prasarana (Sarpras) dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di Lapangan Mako Polres Kapuas, pada Jumat (17/4/2026).

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma dan dihadiri Wakil Bupati Kapuas Dodo, Kepala BPBD Kabupaten Kapuas Pangeran S. Pandiangan, serta unsur terkait lainnya.

Dalam amanatnya, Kapolres Kapuas menyampaikan bahwa apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel serta kelengkapan sarana dan prasarana dalam menghadapi potensi karhutla, khususnya menjelang musim kemarau.

"Apel ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh personel dan peralatan siap siaga dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kapuas," ujarnya.

Sementara Wakil Bupati Kapuas Dodo menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla secara efektif.

"Pencegahan harus menjadi prioritas utama. Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan seluruh personel dan peralatan dalam kondisi siap digunakan sehingga kejadian karhutla dapat diminimalisir," katanya.

Ia juga menekankan bahwa koordinasi yang solid antara pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, serta seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk mengantisipasi potensi kebakaran sejak dini.

Kepala BPBD Kabupaten Kapuas Pangeran S. Pandiangan menambahkan bahwa apel ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel, sarana, dan prasarana sebelum memasuki puncak musim kemarau.

Menurutnya, penanganan karhutla di Kabupaten Kapuas dilakukan secara kolaboratif antara BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, serta masyarakat.

Ia juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok tani dan pelaku usaha, agar tidak melakukan pembakaran lahan.

"Di musim kering dan angin kencang seperti sekarang, api sangat mudah lepas kendali. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan menghindari pembakaran lahan sekecil apa pun," tegasnya.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan langsung terhadap kesiapan pasukan dan peralatan yang akan digunakan dalam penanggulangan karhutla.

Melalui apel ini, diharapkan seluruh pihak semakin meningkatkan kewaspadaan dan respons cepat dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kapuas. (hms/f4)