Lewati ke konten utama
DPRD Kalteng

Sopir dan Warga Katingan Datangi DPRD Kalteng Minta Perbaikan Jalan Nasional

Redaksi 23-04-2026, 06:23 WIB 2 menit baca
Warga Katingan ketika menyerahkan berkas tuntutan ke Ketua DPRD Kalteng. (FOTO:ISTIMEWA)
Warga Katingan ketika menyerahkan berkas tuntutan ke Ketua DPRD Kalteng. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Gelombang protes terhadap rusaknya infrastruktur jalan kembali mencuat. Puluhan sopir yang tergabung dalam Aliansi Driver Katingan bersama masyarakat mendatangi Gedung DPRD Kalimantan Tengah, Selasa (21/4), untuk menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan nasional yang rusak berat di ruas Kasongan hingga Katingan Hulu.

Aksi penyampaian aspirasi ini diterima langsung Ketua DPRD Kalteng, Arton S. Dohong, di ruang rapat pimpinan lantai II. Suasana audiensi berlangsung terbuka dan dinamis, dengan para sopir menyampaikan berbagai dampak yang mereka rasakan akibat kerusakan jalan yang tak kunjung tertangani.

Para peserta audiensi menyoroti kondisi jalan berlubang, berlumpur saat hujan, hingga sulit dilalui kendaraan berat. Kerusakan ini dinilai sangat mengganggu aktivitas transportasi, memperlambat distribusi barang, serta meningkatkan biaya operasional para sopir.

“Kami setiap hari melewati jalan ini. Selain merusak kendaraan, juga membahayakan keselamatan. Kalau dibiarkan terus, ekonomi masyarakat bisa lumpuh,” ungkap salah satu perwakilan sopir dalam forum tersebut.

Menanggapi hal itu, Arton S. Dohong menegaskan komitmen DPRD Kalteng untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat. Ia menyebut persoalan ini menjadi perhatian serius karena berdampak luas terhadap mobilitas dan perekonomian daerah.

“Kami menerima langsung aspirasi dari aliansi driver dan masyarakat Katingan Hulu. Ini menjadi perhatian bersama agar penanganan jalan nasional tersebut bisa segera dilakukan,” tegasnya.

Menurutnya, DPRD Kalteng akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), guna mendorong percepatan perbaikan. Ia juga menilai kondisi jalan yang rusak tidak bisa dianggap sepele karena berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi wilayah.

Selain itu, Arton mengapresiasi langkah masyarakat yang memilih jalur dialog resmi dalam menyampaikan aspirasi. Ia menilai komunikasi konstruktif antara warga dan pemerintah menjadi kunci dalam menemukan solusi yang efektif dan berkelanjutan.

“Audiensi seperti ini penting agar semua pihak bisa duduk bersama dan mencari jalan keluar terbaik,” tambahnya.

DPRD Kalteng berharap tindak lanjut konkret dari instansi terkait dapat segera terealisasi, sehingga aktivitas masyarakat di wilayah Katingan dapat kembali berjalan normal tanpa hambatan infrastruktur. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard