Milenial Didorong Terjun Kepertanian Modern,
SB, PALANGKA RAYA – Sektor pertanian kini tidak lagi identik dengan pekerjaan tradisional yang melelahkan. Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Sengkon, mengajak generasi muda, khususnya milenial, untuk mulai melirik dunia pertanian sebagai peluang bisnis yang menjanjikan di era modern.
Menurutnya, perkembangan teknologi telah mengubah wajah pertanian menjadi lebih efisien dan produktif. Kaum milenial dinilai memiliki keunggulan dalam penguasaan teknologi serta kemampuan berinovasi, yang sangat dibutuhkan dalam penerapan sistem pertanian modern atau smart farming.
“Generasi muda punya kelebihan dalam memahami teknologi dan inovasi. Ini sangat relevan dengan kebutuhan pertanian masa kini yang sudah mengarah ke sistem modern,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).
Ia menjelaskan, paradigma lama tentang pertanian harus mulai ditinggalkan. Jika dulu sektor ini identik dengan kerja fisik yang berat, kini pendekatan yang dibutuhkan adalah kerja cerdas berbasis teknologi. Penggunaan sistem irigasi modern, pemilihan bibit unggul, hingga pemanfaatan data dan alat digital dapat meningkatkan hasil panen secara signifikan.
“Sekarang bukan lagi soal kerja keras semata, tapi bagaimana bekerja secara cerdas. Dengan teknologi, hasil bisa lebih maksimal dan keuntungan juga lebih besar,” tambahnya.
Sengkon juga menyoroti besarnya potensi sumber daya alam di Kalimantan Tengah. Dengan luas lahan yang subur dan belum dimanfaatkan secara optimal, ia menilai sektor pertanian bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah jika dikelola dengan baik oleh generasi muda.
“Kalimantan Tengah memiliki potensi luar biasa. Sangat disayangkan jika tidak dimanfaatkan secara maksimal. Milenial dengan ide kreatif dan semangat inovatifnya bisa menjadi kunci dalam membangun pertanian yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” tegasnya.
Ia berharap, ke depan semakin banyak anak muda yang berani terjun ke sektor pertanian dan mengubah stigma lama, sehingga pertanian tidak hanya menjadi tulang punggung ketahanan pangan, tetapi juga sumber kesejahteraan masyarakat. (sb/*)