Lewati ke konten utama
Pemkab Pulang Pisau

Wabup Pulpis Sampaikan Enam Poin Strategis dalam Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 dan Hardiknas

Redaksi 28-04-2026, 10:25 WIB 2 menit baca
Wakil Bupati Pulpis, Ahmad Jayadikarta memimpin apel peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 yang dirangkai dengan Hari Pendidikan Nasional ke-67. (FOTO:ISTIMEWA)
Wakil Bupati Pulpis, Ahmad Jayadikarta memimpin apel peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 yang dirangkai dengan Hari Pendidikan Nasional ke-67. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PULANG PISAU - Wakil Bupati Pulpis, Ahmad Jayadikarta menyampaikan enam poin strategis yang perlu menjadi perhatian utama pemerintah pusat dan daerah dalam rangka mengharmoniskan pelaksanaan otonomi daerah. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 yang dirangkai dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 di halaman Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Senin (27/4/2026).

Dalam amanatnya, Ahmad Jayadikarta menegaskan bahwa keberhasilan otonomi daerah sangat bergantung pada sinergi dan kapasitas masing-masing tingkatan pemerintahan.

“Upaya membangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah tidak dapat dilepaskan dari kapasitas masing-masing tingkatan pemerintahan karena merupakan faktor kunci untuk melaksanakan otonomi secara efektif,” kata Ahmad Jayadikarta.

Ia kemudian merinci enam poin strategis yang dimaksud. Pertama, penguatan kapasitas kelembagaan daerah agar mampu menjalankan kewenangan secara optimal. Kedua, peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya aparatur sipil negara dan tenaga pendidik. Ketiga, sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah guna menghindari tumpang tindih regulasi.

“Keempat, optimalisasi pengelolaan keuangan daerah harus terus ditingkatkan dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Kelima, pemanfaatan teknologi digital dalam tata kelola pemerintahan menjadi keharusan di era modern saat ini. Dan keenam, penguatan sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan daerah,” lanjutnya.

Menurutnya, keenam poin tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam upaya mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan dan merata.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Jayadikarta juga menekankan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah bukan sekadar seremonial, melainkan momentum refleksi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah.

“Otonomi daerah harus mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik, cepat, dan tepat sasaran. Oleh karena itu, komitmen dan kerja sama semua pihak sangat diperlukan,” ujarnya.

Sementara itu, dalam konteks peringatan Hari Pendidikan Nasional, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan.

“Pendidikan adalah kunci untuk mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di masa depan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, baik dari sisi sarana prasarana maupun kompetensi tenaga pendidik,” tegasnya.

Upacara tersebut diikuti oleh jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, ASN, pelajar, serta tenaga pendidik di lingkungan Kabupaten Pulang Pisau. Kegiatan berlangsung khidmat dan ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada tenaga pendidik berprestasi.

Dengan peringatan ini, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau diharapkan semakin memperkuat komitmen dalam menjalankan otonomi daerah yang efektif serta meningkatkan kualitas pendidikan demi kesejahteraan masyarakat. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard