Lewati ke konten utama
Pemkab Seruyan

Pemkab Seruyan Dorong Sertifikasi SKP, Tingkatkan Daya Saing Produk Perikanan

Redaksi 29-04-2026, 02:11 WIB 1 menit baca
Plh Sekda Seruyan, Bahrun Abbas membuka kegiatan Sosialisasi Pembinaan SKP. (FOTO:ISTIMEWA)
Plh Sekda Seruyan, Bahrun Abbas membuka kegiatan Sosialisasi Pembinaan SKP. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, KUALA PEMBUANG – Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, Bahrun Abbas, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Pembinaan Sertifikasi Kelayakan Pengolahan (SKP) yang digelar oleh Dinas Perikanan Kabupaten Seruyan, Selasa (28/4/2026) di Aula Dinas Perikanan.

Kegiatan ini diikuti oleh pelaku usaha pengolahan hasil perikanan, nelayan, serta peserta pelatihan dari berbagai wilayah di Kuala Pembuang. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman terkait pentingnya Sertifikasi Kelayakan Pengolahan (SKP), sekaligus mendorong penerapan standar higienis dan sanitasi dalam proses produksi hasil perikanan.

Dalam sambutannya, Bahrun Abbas menegaskan bahwa potensi sektor perikanan di Seruyan sangat besar, namun belum dimaksimalkan secara optimal, khususnya dalam hal pengolahan hasil.

“Potensi perikanan kita sangat besar, tetapi masih banyak yang dijual dalam bentuk mentah. Melalui sertifikasi SKP, kita dorong agar produk diolah dengan baik sehingga memiliki kualitas, keamanan, dan nilai tambah yang lebih tinggi,” ujar Bahrun Abbas.

Ia juga menekankan pentingnya kesadaran pelaku usaha dalam menjaga standar produksi agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Kita ingin pelaku usaha tidak hanya fokus pada hasil tangkapan, tetapi juga pada bagaimana produk tersebut diolah secara higienis dan memenuhi standar. Dengan begitu, peluang untuk menembus pasar yang lebih besar, bahkan ekspor, akan semakin terbuka,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mendorong para peserta untuk melengkapi produk mereka dengan sertifikasi pendukung lainnya.

“Selain SKP, pelaku usaha juga perlu mengurus sertifikasi seperti PIRT dan halal. Ini penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas akses pemasaran produk,” tegasnya.

Pemerintah daerah berharap melalui pembinaan ini, para pelaku usaha mampu meningkatkan mutu produksi sekaligus memperkuat sektor perikanan sebagai salah satu penopang ekonomi daerah.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada sosialisasi saja, tetapi benar-benar diimplementasikan oleh para pelaku usaha sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Bahrun Abbas. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard