Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Evaluasi BPKP Kalteng Atas Program Percepatan Penurunan Stunting di Kalteng

Redaksi 16-02-2023, 10:25 WIB 1 menit baca
Kepala Perwakilan Bambang Ari Setiono, menghadiri Rapat Kerja Tim Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Kalimantan Tengah yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Nuryakin, pada Senin (13/2/2023). FOTO : KOMINFO BPKP KALTENG
Kepala Perwakilan Bambang Ari Setiono, menghadiri Rapat Kerja Tim Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Kalimantan Tengah yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Nuryakin, pada Senin (13/2/2023). FOTO : KOMINFO BPKP KALTENG

SB, PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi Kalteng menggelar Rapat Kerja Tim Percepatan Penurunan Stunting, rapat dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Nuryakin, dan di hadiri Kepala Perwakilan Bambang Ari Setiono.

Dalam rapat kerja tersebut, Kepala BPKP Kalteng Bambang Ari Setiono, memaparkan hasil evaluasi BPKP Kalteng terkait pelaksanaan percepatan penurunan stunting selama tahun 2022.

"Evaluasi yang dilakukan tersebut, bertujuan untuk menilai ketepatan desain, progres implementasi kebijakan dan strategi, serta akuntabilitas keuangan dan kinerja pelaksanaan percepatan penurunan stunting," tegasnya.

Selanjutnya, kata Bambang Ari Setiono, evaluasi juga dilakukan untuk mengidentifikasi permasalahan yang terjadi, baik dalam tataran strategis maupun operasional, sehingga BPKP Kalteng dapat memberikan rekomendasi strategis atas permasalahan yang ditemukan.

Lebih lanjut dirinya juga menyampaikan sejumlah identifikasi risiko terkait pelaksanaan percepatan penurunan stunting di Wilayah Kalteng yang meliputi, adanya tumpang tindih perencanaan dan penganggaran antara pemerintah pusat, daerah, desa dan pemangku kepentingan, serta pengadaan untuk intervensi spesifik dan sensitif yg tidak tepat sasaran pada keluarga berisiko stunting.

"Kemudian belum ada petunjuk teknis pelaksanaan di tingkat provinsi hingga desa/kelurahan, belum ada mekanisme pemantauan, evaluasi, dan pelaporan secara terintegrasi dari pelaksana maupun TPPS tingkat desa/kelurahan hingga pemerintah pusat, serta masih rendahnya partisipasi aktif masyarakat dan gotong royong dalam percepatan penurunan stunting," tandasnya.

Sementara dalam sambutannya Sekda Provinsi Kalteng Nuryakin, berharap rapat kerja ini dapat dijadikan momentum bagi seluruh OPD dan lintas sektor.

"Agar dapat bersinergi lebih kuat lagi dalam mendorong upaya percepatan penurunan stunting di Kalteng," ucapnya.

Turut hadir pada raker tsb Ketua TP-PKK Provinsi Kalimantan Tengah Ivo Sugianto Sabran, Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Dadi Ahmad Roswandi, Kepala Bappedalitbang Kaspinor, dan Kepala Dinas Kesehatan Suyuti Syamsul. (adm)

 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard