DPRD Kalteng Siap Kawal Aspirasi Mahasiswa dan Buruh, Junaidi: Kritik Harus Disertai Solusi
SB, PALANGKA RAYA – Wakil Ketua DPRD Kalteng, Junaidi menegaskan komitmen pihaknya dalam mengawal berbagai aspirasi masyarakat, baik itu dari mahasiswa maupun masyarakat umum, mulai dari isu buruh hingga sektor pendidikan, kesehatan dan perekonomian.
Hal tersebut disampaikan Junaidi ketika hadir menemui puluhan mahasiswa yang melaksanakan aksi demo di depan Kantor Gubenrur Kalteng, Senin (4/5/2026). Ia menyebut, unsur pimpinan dan seluruh anggota dewan menyambut baik serta memberikan apresiasi atas gerakan yang dilakukan mahasiswa dalam menyuarakan kepentingan masyarakat.
“Kami dari DPRD, baik unsur pimpinan maupun anggota, menyambut baik dan memberikan penghargaan atas seluruh gerakan teman-teman dalam menyampaikan aspirasi,” ujarnya.
Junaidi menjelaskan, DPRD sangat memahami bahwa persoalan yang disampaikan tidak hanya terbatas pada isu ketenagakerjaan. Menurutnya, berbagai sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga perekonomian juga menjadi bagian penting yang harus dibahas secara menyeluruh.
“Kalau kita berbicara hari ini, bukan hanya soal buruh. Kita juga berbicara pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan ekonomi. Semua ini saling berkaitan dan perlu dibahas bersama,” jelasnya.
Ia juga membuka peluang dilakukannya pertemuan lanjutan antara mahasiswa, DPRD, dan Gubernur Kalimantan Tengah guna membahas berbagai persoalan tersebut secara komprehensif. Pertemuan tersebut dapat dilakukan baik di kantor gubernur maupun di DPRD melalui forum resmi seperti rapat dengar pendapat (RDP).
Menurut Junaidi, dalam forum tersebut nantinya tidak hanya akan membahas persoalan buruh, tetapi juga berbagai isu strategis lain yang membutuhkan perhatian bersama, sekaligus merumuskan langkah tindak lanjut yang konkret.
Ia menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa dalam menyampaikan usulan yang disertai solusi, bukan sekadar kritik terhadap kebijakan pemerintah.
“Mahasiswa itu harus cerdas. Mengkritisi pemerintah itu wajib, termasuk DPRD. Tapi kritik harus disertai solusi agar bisa ditindaklanjuti dengan baik,” tegasnya.
Sebagai bentuk keseriusan, DPRD Kalteng menyatakan siap mengawal seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat tanpa terkecuali. Junaidi menegaskan, tugas DPRD adalah menjadi perwakilan rakyat yang memperjuangkan kepentingan bersama.
“Kami akan mengawal aspirasi ini, bukan hanya dari kalian, tapi dari seluruh masyarakat. Karena kami adalah wakil rakyat, sudah menjadi kewajiban kami untuk mengawalnya,” pungkasnya.
DPRD Kalteng kini menunggu jadwal audiensi lanjutan maupun silaturahmi bersama pemerintah provinsi untuk membahas berbagai aspirasi tersebut secara lebih mendalam dan menghasilkan solusi yang konkret. (sb/*)