DPRD Kalteng Apresiasi Raihan Penghargaan Konektivitas Digital, Dorong Pemerataan Akses Internet
SB, PALANGKA RAYA – DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) memberikan apresiasi atas capaian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang berhasil meraih penghargaan nasional dalam ajang Apresiasi Konektivitas Digital 2026.
Penghargaan tersebut menempatkan Kalteng sebagai salah satu provinsi yang dinilai berhasil mendukung akselerasi konektivitas digital sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis digital di daerah.
Capaian ini dinilai menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mempercepat transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari pelayanan publik, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Okki Maulana Razak, menyebut penghargaan tersebut merupakan pencapaian yang patut diapresiasi karena menunjukkan kesiapan daerah dalam menghadapi perkembangan teknologi.
“Kami di DPRD tentu sangat mengapresiasi capaian ini. Ini menunjukkan bahwa Kalteng mampu bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital,” ujarnya, akhir pekan lalu.
Menurutnya, konektivitas digital saat ini bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, melainkan sudah menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah yang lebih maju dan inklusif.
Dengan semakin baiknya infrastruktur digital, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengakses layanan pemerintahan, informasi publik, serta berbagai fasilitas pendidikan dan ekonomi.
Selain itu, digitalisasi juga dinilai memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang kini semakin terbantu dengan akses pasar digital.
“Digitalisasi ini membuka peluang besar bagi UMKM untuk berkembang. Ini harus terus kita dorong agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Meski demikian, Okki menegaskan masih ada tantangan besar yang perlu menjadi perhatian bersama, terutama terkait pemerataan akses internet di seluruh wilayah Kalteng.
Ia menyoroti masih adanya daerah terpencil yang belum sepenuhnya menikmati layanan konektivitas digital secara optimal.
“Ke depan, tantangannya adalah memastikan akses ini merata, tidak hanya di perkotaan, tetapi juga sampai ke daerah pedalaman. Digitalisasi harus benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
DPRD Kalteng berharap capaian ini tidak hanya menjadi prestasi simbolik, tetapi juga menjadi pemicu percepatan pembangunan digital yang lebih inklusif dan berkeadilan di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. (sb/*)