Lewati ke konten utama
Bisnis

Pengusaha Online Harus Mampu Bersaing dan Berinovasi

Redaksi 20-02-2023, 08:03 WIB 1 menit baca
SILATURAHMI : Pengusaha M Syauqie bersama peserta saat silaturahmi Komunitas TOP di salah satu Hotel di Palangka Raya. (FOTO :YUDHA)
SILATURAHMI : Pengusaha M Syauqie bersama peserta saat silaturahmi Komunitas TOP di salah satu Hotel di Palangka Raya. (FOTO :YUDHA)

SB, PALANGKA RAYA – Sekira 250 pengusaha online yang tergabung dalam komunitas The Onliners Palangka Raya (TOP) menggelar kegiatan silaturahmi, yang berlangsung di Aula Hotel Dandang Tingang, Jalan Yos Sudarso, Sabtu (18/2/2023).

Ketua Komunitas TOP, Yaya Marsiati menyampaikan keberadaan komunitas TOP bertujuan untuk mempersatukan para pengusaha yang menggunakan marketplace media sosial di Kota Palangka Raya.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada promotor yang telah memprakarsai kegiatan ini yakni Founder I Love Kalteng, Muhammad Syauqie, dan dengan adanya kegiatan ini, kita para pengusaha daring khususnya di Kota Palangka Raya akhirnya tidak berkomunikasi lewat media sosial saja, tetapi kita bisa bertatap muka secara langsung,” ucap Yaya, saat dibintangi awak media usai kegiatan silaturahmi.

Dia menjelaskan, saat ini pengusaha di Kota Palangka Raya yang tergabung dalam Komunitas TOP berkisar 300 orang dan yang masih dalam proses pendaftaran berkisar 200 orang, dimana para pengusaha yang masih proses pendaftaran akan dimasukan setelah kegiatan silaturahmi, sehingga total keseluruhan adalah 500 orang.

Sementara itu pengusaha muda sekaligus Founder I Love Kalteng, Muhammad Syauqie, berharap agar Komunitas TOP bisa menjadi wadah bagi para pengusaha untuk saling membantu dalam mengembangkan usaha melalui jejaring media sosial.

“Keberadaan sebuah komunitas tentunya harus memberikan manfaat bagi anggotanya. Oleh karena itu, saya berharap kedepan Komunitas TOP bisa menjadi wadah bagi para pengusaha untuk saling membantu dalam mengembangkan usaha melalui jejaring media sosial. Apalagi saat ini kemudahan akses yang ditawarkan media sosial sangat berdampak positif bagi perekonomian, apabila mampu di kelola secara optimal,” ujarnya.

Syauqie juga mendorong para pengusaha di Bumi Tambun Bungai untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, sehingga pengusaha lokal dapat mempromosikan produk unggulannya tidak hanya dikancah nasional, tetapi sampai ke tingkat Internasional. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard