Lewati ke konten utama
Bisnis

Asus ExpertBook Ultra Tak Gampang Jebol, Tahan Tekanan dan Lindungi Data saat Dicuri

Redaksi 03-09-2026, 17:51 WIB 3 menit baca
Said Dahda, Commercial Technical PR memberikan penjelasan tentang Asus ExpertBook pada media gathering bersama ratusan media di Pontianak. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Said Dahda, Commercial Technical PR memberikan penjelasan tentang Asus ExpertBook pada media gathering bersama ratusan media di Pontianak. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PONTIANAK – Laptop kerja sering menjadi perangkat yang paling sibuk dibawa ke mana-mana. Masuk tas, terhimpit dokumen, berpindah dari kantor ke bandara, hingga digunakan di berbagai kondisi. ASUS menjawab kebutuhan tersebut melalui ExpertBook Ultra (B9406CAA) yang tidak hanya mengandalkan performa tinggi, tetapi juga dirancang tahan banting dan memiliki perlindungan data ketika perangkat dicuri.

Kemampuan tersebut menjadi salah satu keunggulan yang diperkenalkan ASUS dalam media gathering di Pontianak, Kamis (3/9/2026). Kegiatan itu diikuti sedikitnya 100 media dari berbagai wilayah di Kalimantan.

Commercial Director ASUS Indonesia, Eric Khoven, mengatakan ketahanan fisik menjadi bagian penting dalam merancang laptop bisnis karena perangkat profesional memiliki mobilitas tinggi.

“Daya tahan terhadap tekanan hingga 100 kilogram atau lebih akan sangat berguna saat laptop ditempatkan di dalam tas dan terhimpit dokumen-dokumen lain saat dalam perjalanan bisnis,” ujar Eric.

Menurut dia, kerusakan laptop dalam perjalanan tidak selalu terjadi karena terjatuh. Tekanan dari barang-barang lain di dalam tas juga dapat menjadi salah satu penyebab kerusakan.

“Dari pengalaman, banyak laptop yang mengalami kerusakan bukan akibat terjatuh atau terinjak, melainkan akibat dimasukkan ke dalam tas yang padat,” katanya.

ASUS ExpertBook Ultra menggunakan sasis magnesium-aluminium dengan bobot sekitar 1,09 kilogram untuk versi Tandem OLED. Meski ringan, perangkat ini telah memenuhi standar ketahanan MIL-STD-810H.

ASUS juga membekali perangkat dengan teknologi Nano Ceramic serta melakukan berbagai pengujian ketahanan, termasuk pengujian engsel, tekanan dan penggunaan berulang.

Dengan demikian, desain tipis dan ringan tidak serta-merta membuat laptop ini rentan ketika digunakan dalam mobilitas kerja sehari-hari.

Yang menarik, ASUS tidak hanya memperkuat perlindungan terhadap bodi laptop, tetapi juga memberikan perhatian serius terhadap data perusahaan.

ExpertBook Ultra dilengkapi sistem ASUS ExpertGuardian, ASUS Security Processor, TPM 2.0, Microsoft Pluton, Dual Self-healing BIOS ROM, sensor sidik jari, Windows Hello IR, hingga pelindung fisik webcam.

Perlindungan tersebut dirancang untuk menghadapi risiko keamanan digital, termasuk ketika perangkat jatuh ke tangan orang yang tidak berwenang.

“Secara fisik, laptop memang bisa dicuri. Tetapi data-data yang tersimpan di dalam ASUS ExpertBook Ultra tidak akan dapat diambil oleh pihak yang tidak berwenang, meskipun SSD yang terpasang di dalamnya diambil dan dipasang ke laptop lain,” tegas Eric.

Fitur keamanan tersebut menjadi sangat penting bagi perusahaan yang menyimpan dokumen bisnis, laporan keuangan, data pelanggan maupun informasi internal dalam laptop karyawan.

Ketahanan fisik dan keamanan data menjadi semakin menarik karena ExpertBook Ultra tetap menawarkan performa tinggi dalam bodi yang sangat ringkas.

Perangkat ini dapat dibekali prosesor hingga Intel Core Ultra X9 388H, NPU hingga 50 TOPS, RAM hingga 64 GB, SSD PCIe Gen 5 hingga 2 TB, serta GPU hingga Intel Arc B390.

Laptop tersebut juga memiliki layar Tandem OLED 14 inci 3K dengan kecerahan hingga 1.400 nits dan baterai 70 Wh yang diklaim mampu bertahan hingga 26 jam.

Kombinasi tersebut membuat ASUS ExpertBook Ultra menyasar pengguna yang membutuhkan laptop bisnis yang bukan hanya cepat dan ringan, tetapi juga siap menghadapi risiko mobilitas sekaligus menjaga data tetap aman.

Bagi profesional yang setiap hari membawa laptop berisi data penting perusahaan, pesan yang ditawarkan ASUS cukup jelas: bodinya dirancang untuk menghadapi tekanan, sementara datanya dipersenjatai untuk menghadapi pencurian. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard