seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Pemkab Seruyan Sinergi dengan BKKBN Cegah Stunting dan Bangun Keluarga Berkualitas

by Redaksi - Tanggal 12-06-2026,   jam 08:34:25
Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda menerima kunjungan dari BKKBN Kalteng. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan terus memperkuat upaya pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal itu ditandai dengan audiensi antara Bupati Seruyan dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Kalimantan Tengah di ruang kerja Bupati, Rabu (10/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah program prioritas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN yang akan terus didorong pelaksanaannya di Kabupaten Seruyan.

Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Tengah, Iqbal, mengatakan program yang menjadi perhatian antara lain Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (SIDAYA), AI Super Apps, monitoring SPPG, hingga pembinaan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).

“Keberhasilan program pembangunan keluarga membutuhkan dukungan dan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan BKKBN. Tujuannya untuk menciptakan keluarga yang sehat, mandiri, dan berkualitas,” ujar Iqbal.

Ia juga mengapresiasi dukungan yang selama ini diberikan Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap berbagai program kependudukan dan pembangunan keluarga.

Sementara itu, Bupati Seruyan menyambut baik berbagai program yang dipaparkan BKKBN dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Pemkab Seruyan siap mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga, termasuk percepatan penurunan stunting dan penguatan ketahanan keluarga,” katanya.

Bupati berharap kerja sama antara Pemkab Seruyan dan BKKBN Kalimantan Tengah semakin erat sehingga mampu mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah. (sb/*)