Lewati ke konten utama
DPRD Palangka Raya

Posyandu Diminta Aktif Dalam Penurunan Stunting di Kota

Redaksi 22-02-2023, 02:40 WIB 1 menit baca
MENJELASKAN : Wakil Ketua I Komisi C DPRD Palangka Raya, Ruselita saat ditemui dikantornya. (FOTO:YUDHA)
MENJELASKAN : Wakil Ketua I Komisi C DPRD Palangka Raya, Ruselita saat ditemui dikantornya. (FOTO:YUDHA)

SB, PALANGKA RAYA - Keberadaan pos pelayanan terpadu (Posyandu), yang tersebar di kota setempat dapat aktif bergerak dalam menekan atau mencegah terjadinya kasus stunting (balita kerdil). Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua I Komisi C DPRD Palangka Raya, Ruselita.

"Stunting telah menjadi perhatian serius, tidak hanya pemerintah namun semua masyarakat. Semoga melalui posyandu yang tersebar luas dilingkungan RT bisa aktif bergerak, membantu dalam pencegahan stunting," ungkap Ruselita, Rabu (22/2/2023) di Palangka Raya.

Lebih lanjut srikandi DPRD Palangka Raya dari Partai Perindo ini mengatakan, posyandu memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat untuk peningkatan kualitas kesehatan.

Selain itu, melalui posyandu dapat mendorong para orang tua agar lebih peduli membawa anaknya memperoleh imunisasi, ataupun memeriksakan kesehatan tumbuh kembang anak.

"Vitamin, alat timbang, vaksin hingga pendampingan dari tenaga kesehatan, sudah terpenuhi dalam setiap posyandu," sebutnya.

Tidak cukup sampai disitu saja sebutnya, melalui posyandu akan memudahkan pemerintah dalam mengontrol atau menghimpun data tingkat kasus stunting berkembang.

“Tidak kalah pentingnya, peran posyandu dapat membantu menekan angka stunting pada anak dan menjaga kesehatan ibu hamil,” tambah Ruselita.

Ia juga mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya untuk tetap fokus meningkatkan kesehatan masyarakat. Salah satunya mendorong agar ibu hamil maupun balita termasuk lansia mendapatkan layanan kesehatan di posyandu. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard