Pelaksanaan penutupan MTQ ke-57 dan FSQ ke-3 Kecamatan Baamang. (FOTO:ISTIMEWA)
SB, SAMPIT – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 dan Festival Seni Qasidah (FSQ) ke-3 tingkat Kecamatan Baamang Tahun 2026 resmi berakhir pada Selasa (23/6/2026). Meski sempat mengalami penundaan selama satu bulan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar hingga penutupan.
Plt Camat Baamang, Yudi Aprianur, menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta, dan masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan tersebut. Menurutnya, keberhasilan MTQ dan FSQ tahun ini menjadi bukti bahwa semangat syiar Islam tetap terjaga meski di tengah keterbatasan anggaran.
“Alhamdulillah kegiatan dapat berjalan dengan baik dan sukses. Ini berkat dukungan semua pihak yang telah bekerja sama menyukseskan acara,” ujarnya.
Namun, pelaksanaan MTQ tahun ini masih menyisakan pekerjaan rumah. Beberapa cabang lomba tidak dapat dipertandingkan karena minim bahkan tidak ada peserta yang mendaftar. Kondisi itu akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah kecamatan dan LPTQ Baamang.
Yudi berharap ke depan seluruh cabang lomba dapat diikuti lebih banyak peserta sehingga proses seleksi berlangsung kompetitif dan menghasilkan wakil terbaik untuk tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur.
“Kami ingin setiap cabang memiliki peserta yang cukup agar lahir juara melalui persaingan yang sehat dan berkualitas,” katanya.
Menghadapi MTQ tingkat kabupaten, para juara akan dipersiapkan melalui pembinaan lanjutan agar mampu bersaing dengan kafilah dari kecamatan lain.
Sementara itu, Ketua Panitia MTQ, Reza Aji Maulana Abdi, mengatakan hasil pelaksanaan tahun ini menjadi evaluasi penting untuk memperkuat program pembinaan peserta di masa mendatang.
Menurutnya, tugas pembinaan selanjutnya akan dilaksanakan oleh LPTQ Kecamatan Baamang agar para juara lebih siap menghadapi kompetisi tingkat kabupaten.
“Evaluasi ini menjadi dasar untuk meningkatkan pembinaan dan menjaring lebih banyak peserta pada setiap cabang lomba,” ujarnya.
Meski masih terdapat sejumlah kekurangan, Baamang tetap optimistis mampu mencatat prestasi lebih baik pada MTQ Kabupaten Kotawaringin Timur 2026. Bahkan, target masuk tiga besar kini menjadi harapan yang ingin diwujudkan melalui persiapan yang lebih matang. (f1/sb)