seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Dr Thea Targetkan UPR Miliki 25 Persen Guru Besar pada 2030

by Redaksi - Tanggal 25-06-2026,   jam 04:05:32
Dr. Thea Farina, S.H., M.Kn Dr. Thea Farina, S.H., M.Kn

SB, PALANGKA RAYA – Calon Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026-2030, Dr. Thea Farina, S.H., M.Kn, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus apabila dipercaya memimpin UPR. Salah satu target yang diusungnya adalah meningkatkan jumlah guru besar hingga mencapai 25 persen pada tahun 2030.

Menurut Thea, peningkatan jumlah profesor menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas akademik sekaligus meningkatkan daya saing UPR di tingkat nasional.

“Peningkatan jumlah guru besar menjadi salah satu prioritas yang akan kami dorong. Kami menargetkan proporsi guru besar di UPR dapat mencapai 25 persen pada tahun 2030,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberadaan guru besar memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan perguruan tinggi, baik melalui peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, jumlah profesor yang memadai juga akan berpengaruh terhadap reputasi dan akreditasi institusi.

Untuk mencapai target tersebut, Thea berencana memperkuat program pendampingan dan percepatan jenjang karier akademik dosen, termasuk memberikan dukungan dalam proses penelitian, publikasi ilmiah, hingga pengurusan jabatan fungsional profesor.

Selain fokus pada penguatan akademik, Thea juga menaruh perhatian terhadap kemandirian keuangan universitas. Ia menilai UPR memiliki banyak potensi aset dan sarana prasarana yang dapat dioptimalkan untuk mendukung peningkatan pendapatan kampus.

Karena itu, jika terpilih nanti, dirinya akan membentuk Tim Pengoptimalisasi yang bertugas melakukan inventarisasi, pemetaan, dan kajian terhadap aset-aset universitas yang berpotensi dikembangkan.

“Kami akan membentuk Tim Pengoptimalisasi yang bertugas melakukan investigasi dan pemetaan aset maupun sarana prasarana kampus. Banyak potensi yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan universitas sehingga tidak hanya bergantung pada Uang Kuliah Tunggal (UKT),” jelasnya.

Menurutnya, pengelolaan aset secara profesional dapat membuka sumber-sumber pendapatan baru yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kampus, peningkatan fasilitas pendidikan, serta mendukung kesejahteraan civitas akademika.

Dalam rangkaian sosialisasi pemilihan rektor yang telah dilaksanakan di sejumlah fakultas, Thea mengaku memperoleh banyak masukan, harapan, serta dukungan dari berbagai kalangan di lingkungan UPR, mulai dari dosen, dekan, hingga tenaga kependidikan.

Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan dan menegaskan siap mengemban amanah apabila mendapat dukungan untuk memimpin UPR selama empat tahun ke depan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan dari para dosen, dekan, serta tenaga kependidikan. Bilamana nantinya diamanahkan, tentu akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Universitas Palangka Raya,” katanya.

Thea berharap seluruh elemen kampus dapat terus menjaga semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam membangun UPR yang lebih maju, unggul, dan berdaya saing.

“Keberhasilan universitas bukan hasil kerja individu, tetapi kerja bersama seluruh civitas akademika. Karena itu, saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun UPR yang lebih maju dan semakin diperhitungkan di tingkat nasional,” pungkasnya. (sb/*)