Bupati Kotim, H Halikinnor ketika diwawancara oleh sejumlah awak media. (FOTO:DOK SEPUTAR BORNEO)
SB, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus mencari cara untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mengoptimalkan pemanfaatan aset milik daerah serta memperkuat kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Bupati Kotim, Halikinnor, menegaskan daerah harus mulai mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat yang penggunaannya semakin terbatas.
"Kami akan memaksimalkan pemanfaatan aset daerah agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi dan mampu menambah PAD," ujar Halikinnor.
Ia menambahkan, BUMD juga harus dikelola secara profesional agar mampu berkembang menjadi perusahaan yang sehat dan menghasilkan keuntungan bagi daerah.
"BUMD harus menjadi badan usaha yang produktif dan memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah. Ini menjadi salah satu langkah memperkuat kemandirian fiskal Kotim," tegasnya.
Menurut Halikinnor, optimalisasi aset dan penguatan BUMD merupakan strategi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan pembangunan serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal. (sb/*)