Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menyampai sambutan pada pada rapat bersama Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian Kementerian Pertanian. (FOTO:ISTIMEWA)
SB, KUALA PEMBUANG – Kabupaten Seruyan dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kawasan strategis pengembangan komoditas lokal berbasis sumber daya genetik di Kalimantan Tengah. Potensi tersebut mengemuka dalam rapat konsultasi penetapan lokasi Program CDCSUI yang dipimpin langsung Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., bersama Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian Kementerian Pertanian.
Rapat yang dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Lamandau, akademisi, perguruan tinggi, serta sejumlah pemangku kepentingan itu membahas penetapan lokasi program sekaligus strategi pengembangan komoditas lokal yang berkelanjutan. Program CDCSUI sendiri diarahkan untuk menjaga kelestarian sumber daya genetik tanaman sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas khas daerah.
Dalam arahannya, Bupati Ahmad Selanorwanda menegaskan bahwa Seruyan memiliki modal alam yang sangat mendukung keberhasilan program tersebut. Menurutnya, kekayaan ekosistem, kawasan gambut, kawasan konservasi, hingga keberagaman plasma nutfah merupakan aset yang harus dikelola secara berkelanjutan.
"Kabupaten Seruyan memiliki potensi yang sangat besar. Kekayaan sumber daya genetik yang kita miliki harus dijaga sekaligus dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pengembangan komoditas lokal tidak boleh berhenti di sektor budidaya, tetapi harus terintegrasi mulai dari penyediaan benih, pengolahan hasil hingga pemasaran," tegas Ahmad Selanorwanda.
Ia menambahkan, komoditas seperti padi lokal, talas, serta berbagai jenis umbi-umbian memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan daerah yang mampu bersaing di pasar. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan agar pengembangannya berjalan optimal.
"Melalui sinergi semua pihak, kami berharap Program CDCSUI dapat memberikan manfaat nyata, bukan hanya menjaga kelestarian sumber daya genetik tanaman, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat Kabupaten Seruyan," pungkasnya.
Hasil rapat konsultasi beserta survei lapangan selanjutnya akan menjadi dasar penetapan lokasi Program CDCSUI di Kalimantan Tengah. Pemerintah Kabupaten Seruyan optimistis program tersebut dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian berbasis potensi lokal sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (sb/*)