Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya sekaligus Ketua Komisi II, Bebie saat reses di Desa Saruhung, Desa Soloi, dan Desa Kolam. FOTO: HUMAS/SB
SB, PURUK CAHU - Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya sekaligus Ketua Komisi II, Bebie, menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan reses akan menjadi bahan pembahasan bersama pemerintah daerah melalui mekanisme Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.
Menurutnya, kebutuhan masyarakat di Desa Saruhung, Desa Soloi, dan Desa Kolam masih didominasi oleh pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas pendidikan, serta penyediaan layanan air bersih yang memadai. Ketiga sektor tersebut dinilai memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan dan aktivitas masyarakat.
"Seluruh usulan masyarakat telah kami inventarisasi. Selanjutnya akan kami kawal agar dapat diprioritaskan dalam pembahasan program pembangunan dan penganggaran daerah sesuai kemampuan keuangan pemerintah," ujarnya.
Bebie mengatakan, pembangunan jalan dan jembatan menjadi kebutuhan mendesak karena berpengaruh terhadap kelancaran mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian maupun perkebunan. Di sisi lain, persoalan minimnya tenaga pendidik dan belum tuntasnya pembangunan sarana pendidikan juga perlu segera mendapat perhatian.
Selain itu, usulan penyediaan sarana air bersih, penguatan kelompok tani, bantuan sektor perikanan dan peternakan, serta peningkatan fasilitas pemerintahan desa dinilai sebagai bagian penting dalam mendorong pemerataan pembangunan di wilayah Kecamatan Tanah Siang.
Ia berharap, sinergi antara DPRD, Pemerintah Kabupaten Murung Raya, dan seluruh perangkat daerah dapat mempercepat realisasi program-program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
"Kami akan terus mengawal setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat agar tidak berhenti pada saat reses, tetapi dapat diwujudkan menjadi program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi warga," tukasnya. (Ang)