seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Buka Pekan Panutan Pajak Daerah 2026, Wabup Ajak Masyarakat Taat Pajak

by Redaksi - Tanggal 14-07-2026,   jam 13:17:32
Wakil Bupati Kapuas, foto bersama setelah secara resmi membuka Pekan Panutan Pajak Daerah Tahun 2026 di halaman Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kapuas, pada Selasa (14/7/2026). FOTO: FADLI/SB Wakil Bupati Kapuas, foto bersama setelah secara resmi membuka Pekan Panutan Pajak Daerah Tahun 2026 di halaman Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kapuas, pada Selasa (14/7/2026). FOTO: FADLI/SB

SB, KUALA KAPUAS – Wakil Bupati Kapuas, Dodo, S.P., resmi membuka Pekan Panutan Pajak Daerah Tahun 2026 yang mengusung tema "Dengan Pajak Kita Membangun Kabupaten Kapuas" dengan slogan "Bayar Pajak Sekarang, Untuk Masa Depan Daerah", di halaman Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kapuas, pada Selasa (14/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Dr. Usis I. Sangkai, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas, kepala perangkat daerah, camat, lurah, pimpinan BUMN dan BUMD, perbankan, perwakilan wajib pajak, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta tamu undangan lainnya.

Kepala Bapenda Kabupaten Kapuas, Yaya, S.P., mengatakan Pekan Panutan Pajak Daerah bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk mempermudah pelayanan, Bapenda menyediakan berbagai kanal pembayaran digital seperti Betang Mobile Bank Kalteng, QRIS, Wondr BNI, Livin' by Mandiri, BRImo, Kantor Pos, maupun pembayaran langsung di Kantor Bapenda.

Ia juga mengajak seluruh pimpinan daerah, ASN, DPRD, TNI-Polri, BUMN, BUMD, pelaku usaha, dan tokoh masyarakat menjadi teladan dalam membayar pajak tepat waktu.

"Bagaimana masyarakat akan patuh apabila kita sebagai aparatur dan pemimpin tidak memberikan contoh terlebih dahulu," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kapuas Dodo menegaskan bahwa pajak merupakan sumber utama pembiayaan pembangunan daerah yang manfaatnya kembali kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan program pemberdayaan ekonomi.

"Pekan Panutan Pajak ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan wujud nyata komitmen bersama untuk membangun kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Pajak adalah urat nadi pembangunan daerah," tegasnya.

Dodo juga mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas agar menjadi pelopor kepatuhan pajak serta memberikan contoh kepada masyarakat.

Usai pembukaan, Bapenda akan melaksanakan road show ke sejumlah kecamatan untuk melakukan pendataan, sosialisasi, serta memberikan pelayanan langsung kepada wajib pajak. Kegiatan semakin semarak dengan pengundian berbagai hadiah doorprize bagi peserta dan wajib pajak yang hadir.

Melalui Pekan Panutan Pajak Daerah 2026, Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap kesadaran masyarakat dalam membayar pajak terus meningkat sehingga mampu mendukung optimalisasi PAD dan percepatan pembangunan daerah menuju Kapuas yang lebih maju, mandiri, sejahtera, dan bersinar. (hms/f4)