Lewati ke konten utama
Pemkab Lamandau

Bupati Rizky Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi Maonjuan Sorah, Warisan Budaya Kekuatan Pembangunan

Redaksi 18-07-2026, 11:02 WIB 2 menit baca
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra saat menghadiri pelaksanaan Tradisi Maonjuan Sorah yang diikuti seluruh desa dan kelurahan se-Kecamatan Delang, Sabtu (18/7/2026).  FOTO:BAYU/SB
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra saat menghadiri pelaksanaan Tradisi Maonjuan Sorah yang diikuti seluruh desa dan kelurahan se-Kecamatan Delang, Sabtu (18/7/2026). FOTO:BAYU/SB

SB, NANGA BULIK– Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan Tradisi Maonjuan Sorah sebagai warisan budaya leluhur yang menjadi identitas masyarakat Kecamatan Delang. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pelaksanaan Tradisi Maonjuan Sorah yang diikuti seluruh desa dan kelurahan se-Kecamatan Delang, Sabtu (18/7/2026). 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Lamandau, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, staf ahli bupati, para asisten di lingkungan Sekretariat Daerah, kepala perangkat daerah, Camat Delang beserta Forkopimcam, Lurah Kudangan, Kepala Desa dan BPD Riam Panahan, serta tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Rizky Aditya Putra menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kecamatan Delang yang terus mempertahankan Tradisi Maonjuan Sorah sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Lamandau, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kecamatan Delang yang terus menjaga dan melestarikan Tradisi Maonjuan Sorah sebagai warisan budaya leluhur," ujar Bupati.

Menurutnya, Maonjuan Sorah bukan sekadar seremoni penyerahan hasil bumi, tetapi merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki yang diterima masyarakat. Tradisi tersebut juga mencerminkan nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, serta keharmonisan yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Bupati juga memberikan apresiasi atas partisipasi 10 desa dan satu kelurahan di Kecamatan Delang yang ikut memeriahkan pelaksanaan tradisi tersebut. Ia menilai tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa semangat persatuan dan kecintaan terhadap budaya lokal masih terjaga dengan baik.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah harus berjalan beriringan dengan pelestarian budaya. Menurutnya, identitas budaya yang kuat akan menjadi modal penting dalam mewujudkan masyarakat yang maju tanpa kehilangan jati dirinya.

"Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga tradisi yang baik ini, mewariskannya kepada generasi muda, serta menjadikannya sebagai potensi yang dapat mendukung sektor pariwisata dan meningkatkan perekonomian masyarakat," pungkasnya.

Pelaksanaan Tradisi Maonjuan Sorah diharapkan terus menjadi agenda budaya yang mempererat persatuan masyarakat sekaligus memperkuat identitas Kabupaten Lamandau sebagai daerah yang kaya akan nilai-nilai adat dan budaya.(BY/SB)

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard