Lewati ke konten utama
Pemkab Kapuas

Bupati Kapuas Buka Bimtek STAI Kuala Kapuas dan Lepas 139 Mahasiswa KKN Angkatan XXVIII

Redaksi 28-07-2026, 23:17 WIB 2 menit baca
Bupati Kapuas HM Wiyatno foto bersama setelah Pembukaan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XXVIII Tahun Akademik 2026/2027 di Auditorium STAI Kuala Kapuas, pada Selasa (28/7/2026). FOTO:FADLI/SB
Bupati Kapuas HM Wiyatno foto bersama setelah Pembukaan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XXVIII Tahun Akademik 2026/2027 di Auditorium STAI Kuala Kapuas, pada Selasa (28/7/2026). FOTO:FADLI/SB

SB, KUALA KAPUAS – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kuala Kapuas menggelar Pembukaan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XXVIII Tahun Akademik 2026/2027 di Auditorium STAI Kuala Kapuas, pada Selasa (28/7/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema "Pemberdayaan Desa dan Penguatan Pendidikan Islam Berkelanjutan Berlandaskan Falsafah Huma Betang" dan secara resmi dibuka sekaligus melepas peserta KKN oleh Bupati Kapuas HM Wiyatno.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I. Sangkai, para dosen STAI Kuala Kapuas, para camat, serta ratusan mahasiswa dan mahasiswi peserta KKN.

Dalam sambutannya, Bupati HM Wiyatno memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar mampu mengabdikan ilmu yang dimiliki kepada masyarakat serta menjalin sinergi dengan pemerintah desa selama pelaksanaan KKN.

"Kami berharap seluruh mahasiswa peserta KKN dapat bersinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat, serta memberikan manfaat nyata melalui program-program yang dilaksanakan selama KKN," ujar Bupati.

Sementara itu, Ketua STAI Kuala Kapuas, Ushansyah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran Bupati Kapuas, Sekda Kapuas, serta unsur pemerintah kecamatan yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan KKN Angkatan XXVIII.

Ushansyah menjelaskan, sebanyak 139 mahasiswa peserta KKN akan ditempatkan di tiga kecamatan dan 20 desa di Kabupaten Kapuas. Program KKN akan berlangsung selama dua bulan dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat dan penguatan pendidikan Islam.

Ia juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas yang akan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan KKN, termasuk memfasilitasi kebutuhan mahasiswa selama berada di lokasi pengabdian.

"Alhamdulillah, tadi sudah disampaikan bahwa pemerintah daerah akan banyak memfasilitasi keberadaan mahasiswa di lokasi KKN. Bapak Bupati juga telah mengarahkan pemerintah kecamatan agar membantu menyiapkan tempat dan kebutuhan lainnya selama mahasiswa melaksanakan pengabdian," katanya.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan desa. Setiap kelompok KKN nantinya akan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk menyusun dan melaksanakan program unggulan yang disesuaikan dengan potensi serta kebutuhan masing-masing desa.

"Setiap desa memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga program kerja yang disusun juga akan menyesuaikan kondisi di lapangan. Namun, fokus utama KKN kali ini adalah penguatan di bidang pendidikan agama Islam," ppungkasnya (hms/f4) 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard