seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Bupati Katingan Hadiri Rakor Karhutla Bersama BNPB

by Redaksi - Tanggal 31-07-2026,   jam 10:15:15
Bupati Katingan, Saiful mengikuti rakor penanganan karhutla yang dihadiri oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto di Kantor Gubernur Kalteng. (FOTO:ISTIMEWA) Bupati Katingan, Saiful mengikuti rakor penanganan karhutla yang dihadiri oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto di Kantor Gubernur Kalteng. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Pencegahan harus menjadi prioritas agar kebakaran hutan dan lahan tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar. Komitmen itu ditegaskan Bupati Katingan, Saiful, usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (30/7/2026) malam.

Rakor yang berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, dipimpin Gubernur H Agustiar Sabran dan dihadiri Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto serta seluruh kepala daerah se-Kalimantan Tengah.

Saiful mengatakan, Pemerintah Kabupaten Katingan siap memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi karhutla yang diperkirakan meningkat selama musim kemarau. Menurutnya, koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, TNI, Polri, hingga masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan risiko kebakaran.

"Kami siap menindaklanjuti arahan pemerintah pusat dan provinsi dengan memperkuat upaya pencegahan, meningkatkan kesiapsiagaan personel, serta memastikan koordinasi di lapangan berjalan optimal," ujar Saiful.

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengingatkan seluruh kepala daerah di wilayah rawan karhutla agar tidak lengah. Ia meminta pemerintah daerah memperkuat mitigasi sejak dini melalui patroli rutin, pemantauan titik panas, serta menyiapkan sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran.

"Kolaborasi semua pihak menjadi kunci keberhasilan pengendalian karhutla. Pencegahan harus dilakukan sebelum api meluas," tegas Suharyanto.

Melalui rakor tersebut, Pemerintah Kabupaten Katingan menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga wilayah tetap aman dari ancaman karhutla selama musim kemarau 2026. (sb/*)