seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

HUT ke-24 Mura, Gubernur Ajak Perkuat Kemandirian Daerah dan Waspada Karhutla

by Redaksi - Tanggal 01-08-2026,   jam 17:49:00
Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran memimpin apel Hari Jadi ke-24 Kabupaten Murung Raya. (FOTO: ISTIMEWA) Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran memimpin apel Hari Jadi ke-24 Kabupaten Murung Raya. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, PURUK CAHU – Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Murung Raya sebagai momentum memperkuat sinergi untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Agustiar saat memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Murung Raya di halaman Kantor Bupati Murung Raya, Puruk Cahu, Sabtu (1/8/2026).

Mengusung tema "Hebat Bersinergi Membangun Tana Malai Tolung Lingu, Menuju Murung Raya Maju, Mandiri, dan Sejahtera", Agustiar menegaskan pembangunan daerah hanya dapat berhasil jika seluruh pihak terus menjaga semangat persatuan, nilai Huma Betang, dan Belom Bahadat sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.

"Ke depan kita harus memperkuat kemandirian daerah yang berbasis pada potensi unggulan dan kearifan lokal. Daerah yang maju adalah daerah yang mampu berdiri di atas kaki sendiri tanpa kehilangan jati dirinya," tegas Agustiar.

Ia menambahkan, Pemprov Kalteng berkomitmen mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Agustiar juga mengajak seluruh pemangku kepentingan mengawal pelaksanaan Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Di Kabupaten Murung Raya, tercatat sebanyak 4.903 keluarga penerima manfaat akan mendapatkan layanan melalui program tersebut.

Selain berbicara soal pembangunan, Gubernur turut mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi meningkat pada puncak musim kemarau.

"Masyarakat jangan membuka ataupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Kita harus bersama-sama menjaga lingkungan agar terhindar dari bencana karhutla, terutama saat musim kemarau yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus hingga September 2026," pesannya.

Usai upacara, rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Murung Raya dilanjutkan dengan acara ramah tamah bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Murung Raya. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kalteng, Sekretaris Daerah Kalteng Linae Victoria Aden, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalteng. (sb/*)