seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Kusmanto Dukung Pemkab Kapuas Buka Akses Jalan Darat Menuju Hulu Mandau Talawang

by Redaksi - Tanggal 06-08-2026,   jam 22:31:53
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Kusmanto. Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Kusmanto.

SB, KUALA KAPUAS – Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Kusmanto, meminta Pemerintah Kabupaten Kapuas segera membuka akses jalan darat, dan meningkatkan badan jalan dari Sei Pinang menuju wilayah hulu Kecamatan Mandau Talawang guna memperlancar mobilitas masyarakat.

Legislator Partai Gerindra ini, pembangunan akses jalan darat sudah menjadi kebutuhan mendesak karena hingga kini masyarakat di wilayah hulu masih mengandalkan transportasi sungai sebagai jalur utama.

"Sudah saatnya akses jalan darat dibuka dan ditingkatkan agar masyarakat memiliki pilihan transportasi yang lebih mudah, cepat, dan aman. Selama ini warga masih bergantung pada jalur sungai untuk menuju berbagai daerah," ungkap Kusmanto.

Dirinya menjelaskan, kondisi tersebut semakin dirasakan saat musim kemarau. Menurunnya debit air sungai dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan aktivitas transportasi terganggu, sehingga distribusi kebutuhan pokok menjadi terhambat.

Kusmanto menyebut sejumlah desa di Kecamatan Kapuas Hulu dan Mandau Talawang, seperti Desa Tanjung Rendan, Tumbang Tihis, Lawang Tamang, Karetau Mantaa, dan Tumbang Bukoy, mengalami kesulitan memperoleh pasokan sembako akibat sungai yang surut.

"Akibat kemarau dalam beberapa minggu ini, masyarakat kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok karena jalur transportasi sungai tidak dapat dilalui secara optimal," ujarnya.

Untuk itu, Kusmanto berharap pemerintah daerah dapat membuka badan jalan dan meningkatkannya secara bertahap hingga dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Menurutnya, kehadiran jalan darat akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan pendidikan, kesehatan, pemerintahan, hingga aktivitas perekonomian.

"Selain memperlancar mobilitas, pembangunan jalan juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Distribusi hasil pertanian, perkebunan, maupun kebutuhan pokok diyakini menjadi lebih efisien dengan biaya transportasi yang lebih rendah dibandingkan jalur sungai," pungkasnya. (f4)