seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

RI HUT

Antrean BBM Mengular, DPRD Kalteng Minta Pertamina Buka Suara

by Redaksi - Tanggal 18-08-2026,   jam 10:56:35
Wakil Ketua II DPRD Kalteng, Muhammad Ansyari Wakil Ketua II DPRD Kalteng, Muhammad Ansyari

SB, PALANGKA RAYA – Antrean kendaraan kembali mengular di sejumlah SPBU di Kalimantan Tengah. Kondisi ini mendapat sorotan DPRD Kalteng yang mempertanyakan tersendatnya distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke sejumlah wilayah, terutama kawasan barat.

Wakil Ketua II DPRD Kalteng Muhammad Ansyari mengatakan, persoalan yang terjadi sejauh ini lebih mengarah pada distribusi yang tidak lancar, bukan karena stok BBM habis.

“Dari informasi yang saya tangkap, persoalannya lebih kepada distribusi yang kurang lancar. Jadi, kuncinya memang ada pada masalah distribusi,” kata Ansyari, Selasa (18/8/2026).

Menurutnya, kondisi pasokan tidak sama di setiap daerah. Sukamara masih relatif aman, sementara beberapa wilayah lain mengalami gangguan pasokan dan masih menunggu kepastian penyebabnya.

Ansyari menyebut ada informasi bahwa kemarau ikut memengaruhi jalur distribusi. Air sungai yang surut diduga membuat kapal pengangkut BBM kesulitan masuk ke sejumlah pelabuhan.

“Ada beberapa informasi yang beredar, salah satunya kemungkinan faktor kemarau yang menyebabkan kapal tidak bisa masuk ke pelabuhan akibat sungai mengering,” ujarnya.

Namun, DPRD Kalteng belum memastikan informasi tersebut. Hingga kini, kata Ansyari, belum ada penjelasan langsung dari Pertamina mengenai penyebab tersendatnya distribusi. Karena itu, DPRD meminta Pertamina segera memberikan keterangan resmi. Kejelasan informasi dinilai penting agar masyarakat tidak terus mendapat kabar yang simpang siur.

“Kami memang belum mendengar secara langsung penjelasan dari pihak Pertamina. Informasi yang kami terima juga belum secara utuh,” tegasnya.

DPRD Kalteng berharap jalur distribusi segera kembali normal. Jika berlarut, gangguan pasokan BBM dikhawatirkan mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian di sejumlah wilayah. (sb/*)