seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

RI HUT

Diduga Overheat Mesin, Excavator yang Terbakar di Pal 4 Tamiang Layang

by Redaksi - Tanggal 18-08-2026,   jam 16:52:00
Petugas polisi mendatangi lokasi kebakaran excavator di Pal 4 Tamiang Layang, Selasa (18/8/2026).FOTO:ISTIMEWA/SB Petugas polisi mendatangi lokasi kebakaran excavator di Pal 4 Tamiang Layang, Selasa (18/8/2026).FOTO:ISTIMEWA/SB

SB, TAMIANG LAYANG – Kebakaran satu unit excavator di kawasan Perumahan Adilla Resident Km 4, Kelurahan Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, mendapat penanganan cepat dari personel gabungan.

 

Setelah sebelumnya kobaran api membakar alat berat yang digunakan untuk kegiatan perluasan lahan perumahan, personel Polres Barito Timur bersama TNI, warga dan relawan langsung berjibaku mengendalikan api, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

 

Sebanyak 11 personel Polri, satu personel TNI, serta sekitar 20 warga dan relawan terlibat dalam proses pemadaman. Lokasi kejadian sendiri berjarak sekitar 2 kilometer dari Mako Polres Barito Timur.

 

Padal Polres Barito Timur, AKP Sabar Wibawa, mengatakan personel langsung bergerak setelah menerima laporan masyarakat.

 

“Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi dan melakukan pemadaman bersama TNI serta warga dan relawan. Penanganan difokuskan pada titik api yang masih aktif hingga api berhasil dikendalikan,” ujarnya.

 

Dari hasil pengecekan awal di lokasi, api membakar satu unit excavator yang digunakan dalam kegiatan perluasan lahan perumahan. Kobaran api diketahui menjalar dari bagian mesin hingga ke bagian badan alat berat.

Sementara itu, kebakaran untuk sementara diduga berkaitan dengan kondisi overheat pada mesin excavator. Namun, dugaan tersebut masih merupakan hasil pemeriksaan awal dan penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

 

Beruntung, respons cepat petugas bersama warga dan relawan berhasil mencegah kobaran api meluas ke area sekitar.

 

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas tetap melakukan pemantauan di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.

 

AKP Sabar Wibawa juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian kebakaran maupun potensi kebakaran kepada kepolisian.

 

Menurutnya, kecepatan informasi dari masyarakat sangat membantu petugas dalam melakukan penanganan sejak dini sehingga risiko kebakaran meluas dapat diminimalkan.

Penanganan ini sekaligus menunjukkan kesiapsiagaan personel Polres Barito Timur dalam merespons laporan masyarakat, terutama terhadap kejadian yang berpotensi mengancam keselamatan dan lingkungan sekitar. (OGN)