Ketua DPRD Kotim, Rimbun ketika diwawancara oleh sejumlah awak media. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
SB, SAMPIT – DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan dukungan anggaran untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian serius bersama pemerintah daerah.
Legislatif mendorong agar anggaran tersebut segera direalisasikan, terutama karena kebutuhan operasional petugas dan relawan di lapangan terus meningkat.
“DPRD dan pemerintah daerah sama-sama ingin dukungan anggaran ini segera direalisasikan. Ini berkaitan langsung dengan kegiatan penanggulangan karhutla,” ujar anggota DPRD Kotim, Selasa (18/8/2026).
Namun, ia menegaskan pencairan anggaran tetap harus melalui prosedur administrasi dan sesuai regulasi. Menurutnya, pemerintah tidak bisa mengambil langkah tanpa memastikan seluruh persyaratan terpenuhi.
“Kita harus hati-hati dan menyesuaikan dengan aturan. Semua ada batasan dan pengawasan, sehingga kebijakan yang diambil harus sesuai regulasi,” katanya.
Ia menyebut persoalan pencairan saat ini lebih berkaitan dengan penyelesaian administrasi. Jika seluruh proses telah terpenuhi, anggaran diharapkan dapat segera dicairkan.
“Kalau administrasinya sudah terakomodir, maka dengan sendirinya bisa segera direalisasikan,” jelasnya.
DPRD juga menyoroti kebutuhan petugas dan relawan yang terlibat langsung dalam pemadaman karhutla, termasuk biaya konsumsi dan kebutuhan operasional lainnya.
“Betul, kebutuhan di lapangan memang ada. Untuk itu mungkin ada kebijakan-kebijakan tersendiri,” pungkasnya. (f1/sb)