Anggota Banggar DPRD Kalteng, Sudarsono
SB, PALANGKA RAYA - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalimantan Tengah menyoroti sejumlah pos anggaran yang mengalami pengurangan dalam pembahasan APBD 2027.
Anggota Banggar DPRD Kalteng Sudarsono meminta anggaran untuk program yang langsung menyentuh masyarakat tetap dipertahankan.
“Kita kritisi beberapa struktur karena semua lini ada pengurangan. Anggaran yang berorientasi pada masyarakat harus dipertahankan seperti tahun 2026,” kata Sudarsono.
Menurutnya, penyisiran anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) masih berlangsung. DPRD ingin memastikan keterbatasan anggaran tidak berdampak pada program yang dibutuhkan masyarakat.
“Jangan sampai karena ruang fiskal terbatas, program untuk masyarakat justru dikurangi,” ujarnya.
Sudarsono juga mengingatkan Pemprov Kalteng agar tetap memenuhi anggaran yang bersifat wajib sesuai aturan.
“Infrastruktur ada ketentuan 40 persen, kita minta konsisten. Pendidikan juga ada ketentuannya, kita konsisten dulu tentang itu,” tegasnya.
Banggar berharap pembahasan KUA-PPAS 2027 menghasilkan anggaran yang lebih tepat sasaran, dengan tetap mengutamakan kebutuhan masyarakat dan program prioritas. (sb/*)