Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, melantik Pengurus Satuan Karya Pramuka Anti Narkoba Provinsi Kalteng masa bakti 2026-2031. (FOTO:ISTIMEWA)
SB, PALANGKA RAYA – Gerakan Pramuka Kalimantan Tengah memperkuat peran pemuda dalam perang melawan narkoba. Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, melantik Pengurus Satuan Karya Pramuka (Saka) Anti Narkoba Provinsi Kalteng masa bakti 2026-2031.
Pelantikan berlangsung di Aula Jayang Tingang Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (20/8/2026), dan dihadiri mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Tengah.
Aisyah meminta kepengurusan baru tidak hanya menjalankan kegiatan seremonial, tetapi aktif mengajak generasi muda menjauhi narkoba melalui kegiatan yang kreatif dan positif.
“Marilah kita jadikan Saka Anti Narkoba sebagai garda depan dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman dari narkoba,” ujar Aisyah.
Menurutnya, Saka Anti Narkoba juga harus menjadi ruang bagi pemuda untuk mengembangkan potensi diri sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan.
Ia mendorong semangat Tri Satya dan Dasa Darma menjadi dasar setiap kegiatan. Program yang dibuat harus dekat dengan kehidupan anak muda sehingga pesan pencegahan narkoba lebih mudah diterima.
“Bukan hanya mencegah penyalahgunaan narkotika, tetapi juga produktif mendorong pengembangan pemuda dan masyarakat melalui kegiatan yang positif dan bermanfaat,” katanya.
Aisyah menegaskan, membangun generasi muda Kalteng yang sehat, bermartabat dan berdaya saing merupakan tanggung jawab bersama.
Karena itu, ia berharap pengurus Saka Anti Narkoba masa bakti 2026-2031 mampu memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dan menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Generasi muda adalah bagian penting dari masa depan Kalimantan Tengah. Mari kita bersama-sama menciptakan ruang yang sehat, kreatif dan produktif bagi mereka,” pungkasnya. (sb/*)