seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

RI HUT

Kapolda Kalteng Turun Langsung Padamkan Karhutla di Palangka Raya

by Redaksi - Tanggal 23-08-2026,   jam 14:31:18
Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama PJU melakukan pemadaman karhutla di Jalan Raflesia Ujung Kota Palangka Raya. (FOTO: SEPUTAR BORNEO) Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama PJU melakukan pemadaman karhutla di Jalan Raflesia Ujung Kota Palangka Raya. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA – Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan turun langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Raflesia Ujung, Kelurahan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, Minggu (23/8/2026).

Kedatangan jenderal bintang dua tersebut untuk memastikan penanganan karhutla yang telah terjadi sekitar sepekan terakhir berjalan maksimal. Kapolda juga didampingi sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Kalteng saat meninjau lokasi.

Tak hanya melihat kondisi titik api, Iwan Kurniawan ikut memantau proses pemadaman yang dilakukan personel gabungan. Ia juga mengecek kesiapan peralatan serta jumlah personel yang diterjunkan ke lapangan.

Kapolda mengatakan kehadirannya sekaligus untuk memberikan semangat kepada petugas yang bekerja siang dan malam dalam menghadapi karhutla.

“Sesuai arahan Bapak Presiden dan Bapak Kapolri, kami segera menuntaskan kebakaran hutan dan lahan. Kemarin Bapak Presiden juga sudah memberikan alat-alat yang kami butuhkan untuk mempercepat penanganan karhutla,” ujar Iwan.

Menurutnya, penanganan karhutla di Kalteng dilakukan secara bersama-sama. Personel TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, Manggala Agni hingga relawan dikerahkan untuk mempercepat pemadaman sekaligus mencegah api meluas.

“Penanganan karhutla sudah sangat maksimal. Ini berkat kerja sama seluruh stakeholder, mulai dari TNI, Polri, BPBD, Pemprov, Manggala Agni dan para relawan,” katanya.

Iwan menyebut kondisi karhutla tahun ini relatif lebih terkendali dibandingkan tahun sebelumnya. Upaya pencegahan telah dilakukan sejak awal tahun dengan meningkatkan patroli, sosialisasi kepada masyarakat serta pemeriksaan kanal dan embung yang menjadi sumber air untuk penanganan kebakaran.

“Kalau kita lihat data, adanya El Nino dari tahun sebelumnya turun sekali. Sejak awal tahun kami sudah melakukan upaya pencegahan, mulai patroli, sosialisasi, pemeriksaan kanal-kanal dan embung,” jelasnya.

Meski demikian, ia menegaskan pemerintah dan seluruh unsur terkait tetap harus waspada karena kondisi lahan yang kering dapat membuat api cepat menyebar.

Kapolda menyebut luas lahan yang telah menjadi perhatian dalam penanganan karhutla sepanjang tahun ini mencapai sekitar 7.000 hektare.

“Tahun ini data kebakaran turun. Saat ini kurang lebih ada 7.000 hektare yang kita coba lakukan pemadaman,” tegasnya.

Kapolda berharap sinergi seluruh unsur terus diperkuat sehingga kebakaran dapat segera dikendalikan. Masyarakat juga diminta ikut menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca kering. (sb/*)